Proses berpikir siswa dalam penyelesaian soal persamaan kuadrat dengan informasi yang kontradiksi

Ruli Andriani, Toto Nusantara, Subanji Subanji, Abdur Rahman As'ari

Abstract


Abstrak

Pada era 4.0 dan abad ke-21 kegiatan pembelajaran membutuhkan keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal dengan informasi yang kontradiksi. Partisipan pada penelitian ini adalah siswa kelas XII MA Unggulan Mamba’ul Huda. Instrumen pada penelitian ini menggunakan soal non rutin dengan informasi yang kontradiksi dan pedoman wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan proses berpikir siswa yang dapat menyelesaiakan soal dengan informasi yang kontradiksi yaitu dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: (1) understanding the problem (2) devising the plan (3) carrying the plan, dan (4) looking back. Dan proses berpikir siswa yang tidak dapat menyelesaikan soal dengan informasi yang kontradiksi melakukan langkah (1) understanding the problem dan (2) devising the plan. Pada langkah (3) carrying the plan dilaksanakan tetapi tidak sempurna dan untuk langkah (4) looking back tidak dilakukan.

Kata kunci: proses berpikir; penyelesaian masalah; soal dengan informasi yang kontradiksi


Full Text:

PDF

References


Ahmad, I. (2018). Proses pembelajaran Digital dalam Era Revolusi Industri 4.0. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Diakses dari https://www.google.com/search?channel=crow2&client=firefox-b-d&q=Proses+pembelajaran+Digital+dalam+Era+Revolusi+Industri+4.0

Alderson, P. (2020). Powerful knowledge and the curriculum: Contradictions and dichotomies. British Educational Research Journal, 46(1), 26–43. https://doi.org/10.1002/berj.3570

Arikunto, S. (1998). Prosuder Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT Rineka Cipta.

As’ari, A. R., Kurniati, D., Maharani, S., & Basri, H. (2019). Ragam soal matematis untuk mengembangkan disposisi berpikir kritis. Universitas Negeri Malang.

As’ari, A. R., Mahmudi, A., & Nuerlaelah, E. (2017). Our Prospective Mathematic Teachers Are Not Critical Thinkers Yet. Journal on Mathematics Education, 8(2), 145–156. https://doi.org/10.22342/jme.8.2.3961.145-156

Brookfield, S. D. (1987). Developing critical thinkers: Challenging adults to explore alternative ways of thinking and acting. Jossey-Bass.

Cahyani, H., & Setyawati, R. W. (2016). Pentingnya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui PBL Untuk Menyiapkan Generasi Unggul Menghadapi MEA. Seminar Nasional Matematika X Universitas Negeri Semarang, 151–160. Diakses dari https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/21635

Dündar, S., & Yaman, H. (2015). How do Prospective Teachers Solve Routine and Non-Routine Trigonometry Problems? International Online Journal of Educational Studies, 7(2), 41–57. Diakses dari http://dx.doi.org/10.15345/iojes.2015.02.010

Ennis, R. H. (1985). A logical basic for measuring critical thinking skills. Educational Leadership, 43(2), 44–48. Diakses dari https://jgregorymcverry.com/readings/ennis1985assessingcriticalthinking.pdf

Gagne, R. M., & briggs. (1979). Principle of intructional design. holt rinehart and winston.

Golafshani, N. (2003). Understanding reliability and validity in qualitative research. The qualitative report. The Qualitative Report, 8(4), 597-606. Diakses dari https://nsuworks.nova.edu/tqr/vol8/iss4/6

Hidayat, W., & Sariningsih, R. (2018). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Adversity Quotient Siswa SMP Melalui Pembelajaran Open Ended. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(1), 109–118. http://jurnal.unswagati.ac.id/index.php/JNPM/article/view/1027

Mohd Darby, N., & Mat Rashid, A. (2017). Critical Thinking Disposition: The Effects of Infusion Approach in Engineering Drawing. Journal of Education and Learning, 6(3), 305. Diakses dari https://doi.org/10.5539/jel.v6n3p305

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya Offset.

Palraj, S., Dewitt, D., & Alias, N. (2017). Teachers Beliefs in Problem Solving in Rural Malaysian Secondary Schools. Malaysian Online Journal of Educational Technology, 5(4), 45–57. Diakses dari https://eric.ed.gov/?id=EJ1156723

Polya, G. (1957). How To Solve It (Second Edition). Princeton University Press.

Primiero, G., Raimondi, F., Bottone, M., & Tagliabue, J. (2017). Trust and distrust in contradictory information transmission. Applied Network Science, 2(1), 12. Diakses dari https://doi.org/10.1007/s41109-017-0029-0

Radulovic, L., & Stancic, M. (2017). What is Needed to Develop Critical Thinking in Schools? C.E.P.P Journals, 7(3), 9–25. Diakses dari https://www.cepsj.si/index.php/cepsj/article/view/283

Rahman, Md. M. (2019). 21st Century Skill “Problem Solving”: Defining the Concept. Asian Jurnal of Interdisciplinary Research, 2(1). Diakses dari https://eric.ed.gov/?id=ED593994

Siburian, odion, Corebima, A. D. I. & Saptasari, M. (2019). The Correlation

Between Critical and Creative Thinking Skills on Cognitive Learning Results. Eurasian Journal of Educational Research, 19(81), 1–16. Diakses dari https://doi.org/10.14689/ejer.2019.81.6

Sugiyono. (2017). Metode Kuantitaif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumarto, & Hetifa, S. (2003). Inovasi, Partisipasi Dan Good Governance. Yayasan Obor Indonesia.

Thonney, T., & Montgomery, J. C. (2019). Defining Critical Thinking Across Disciplines: An Analysis of Community College Faculty Perspectives. College Teaching, 67(3), 169–176. Diakses dari https://doi.org/10.1080/87567555.2019.1579700

Wan, S. L. (2019). Discrepancy in Conceptualizing Critical Thinking by Scholars and Secondary Students. Curriculum and Teaching, 34(1), 71–85. Diakses dari https://doi.org/10.7459/ct/34.1.06




DOI: https://doi.org/10.26877/aks.v11i2.5996

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika is licensed under a  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indexed by:

                 

 

Copyright of AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ISSN 2086-2725 (Print), ISSN 2579-7646 (online)

 

 

View Aksioma Stats