Performa bioflok pada sistem bioflok-akuaponik ramah lingkungan

Endah Rita Sulistya Dewi, Maria Ulfah

Abstract


ABSTRAK

Bakteri membentuk bioflok, menghasilkan protein mikroba dan memungkinkan untuk mendaur ulang protein pakan yang tidak terpakai. Flok terdiri atas organisme seperti bakteri, plankton, jamur, alga, dan partikel tersuspensi yang mempengaruhi struktur dan nutrisinya. Pembentukan bioflok bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan nutrien, menghindari stres lingkungan dan predasi. Akuaponik merupakan kombinasi sistem akuakultur dan hidroponik yang saling menguntungkan untuk mengatasi masalah kualitas air di lingkungan akuakultur. Sistem bioflok yang digabungkan dengan sistem akuaponik dapat mengurangi pergantian air dalam sistem budidaya sehingga lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui performa bioflok pada sistem bioflok akuaponik ramah lingkungan.  Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan yaitu P1 (tanpa probiotik/netral), P2 (probiotik EM4) dan P3 (probiotik Sukses Tani). Pengembangan sistem bioflok akuaponik menggunakan model RnD Borg dan Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nutrisi bioflok bervariasi dengan nilai protein P0 6,19 %;  P1 2,59%; dan P2 3,46%. Nilai lemak pada masing-masing kelompok perlakuan adalah P0 0,2%; P1 0,97%; danP2 0,43%. Untuk nilai karbohidrat pada masing-masing perlakuan adalah P0 1,46%;  P1 1,98%; dan P2 1,93%. Hasil pengukuran kualitas air dinyatakan layak untuk pengembangan sistem bioflok akuaponik sesuai SNI 7550:2009. Hasil uji homogenitas varians menunjukkan ketiga perlakuan bersifat homogen dan hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa Fhitung>Ftabel 5% (4,07) dan >Ftabel 1% (7,59). Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian probiotik komersil dapat meningkatkan performa bioflok terutama kualitas air pada sistem bioflok akuaponik ramah lingkungan.

 

Kata kunci: akuaponik; bioflok; performa; ramah lingkungan

 

 

ABSTRACT

Biofloc performance on environmentally friendly biofloc-aquaponic system. Bacteria form biofloc, produce microbial protein and make it possible to recycle unused feed protein. The floc consists of organisms such as bacteria, plankton, fungi, algae, and suspended particles that affect the structure and nutrients of biofloc. The formation of biofloc aims to increase nutrient utilization, avoid environmental stress, and predation. Aquaponics is a mutually beneficial combination of aquaculture and hydroponic systems to solve water quality problems in aquaculture environments. Biofloc combined with aquaponics systems can reduce water turnover in cultivation so this technology is claimed as environmentally friendly. The purpose of this study was to determine the biofloc performance of environmentally friendly aquaponic-biofloc systems. This research used three groups, P1(without probiotic/neutral), P2 (probiotic EM4) and P3 (probiotic Sukses Tani). The development of the aquaponic-biofloc system using the Borg and Gall RnD models. The results showed that the nutritional values of biofloc were varied with protein are P0 6,19%; P1 2,59%; and P2 3.46%. For fat, there also differences among groups, for P0 0,2%; P1 0,97%; and P2 0;43%. For carbohydrates were P0 1,46;, P1 1,98%; and P2 1.93%. The results of the water quality measurement are declared feasible to development of environmentally friendly aquaponic-biofloc system suitable with SNI 7550:2009. The results of the homogeneity varians test showed that the three treatments are homogen and analysis of variance showed that Fcount > Ftable 5% (4,07) and > Ftable 1% (7,59). It is showed that both commercial probiotic improve performance of biofloc in environmentally friendly aquaponic  biofloc systems, especially for water quality.

 

Keywords: aquaponics; biofloc; environmentally friendly; performance

Full Text:

PDF

References


Andriani, Y., Anna, Z., Iskandar, Zahidah, S., & Wiyatna, M. F. (2019). The effectiveness of commercial probiotics appropriation on feed on Nile Tilapia (Oreochromis niloticus)’s growth and feed conversion ratio. Asian Journal of Microbiology, Biotechnology & Environmental Science Paper, 21(1), 1-4. http://www.envirobiotechjournals.com/article_abstract.php?aid=9424&iid=270&jid=1

Avnimelech Y. (2012). Biofloc Technolog - a Practical Guide Book (2nd edition). United States (US): The World Aquaculture Society.

Borg, W. R. and Gall, M. D. (2003). Educational Research: An Introduction 4th Edition. London: Longman Inc.

Bukhori, A., Sartini, S., dan Rahmiati, R. (2020). Isolasi bakteri asam laktat (BAL) dari saluran pencernaan ikan nila (Oreochromis niloticus) dan kemampuannya dalam menghambat Staphylococcus aureus dan Shigella sp. Jurnal Ilmiah Biologi UMA, 2(April), 23-31. https://doi.org/10.31289/jibioma.v2i1.185

Darwis, Mudeng, J. D., & Londong, S. N. J. (2019). Budidaya ikan mas (Cyprinus carpio) sistem akuaponik dengan padat penebaran berbeda. Budidaya Perairan, 7(2), 15-21. https://doi.org/10.35800/bpd.7.2.2019.24148

Dauda, A. B., Romano, N., Ebrahimi, M., Teh, J. C., Ajadi, A., Chong, C. M., Karim, M., Natrah, I., & Kamarudin, M. S. (2018). Influence of carbone/nitrogen ratios on biofloc production and biochemical composition and subsequent effect on the growth, physiological status and disease resistence of African Catfish (Clarias gariepinus) cultured in glycerol based biofloc system. Aquaculture, 483, 120-130. https://doi.org/10.1016/j.aquaculture.2017.10.016

Dewi, E. R. S., Nugroho, A. S., & Ulfah, M. (2020a). Development of combination of environmentally friendly biofloc and aquaponic systems in the maintenance of Oreochromis niloticus. International Journal of Innovative Science and Research Technology, 5(5), 1450-1455. https://ijisrt.com/development-of-combination-of-environmentally-friendly-biofloc-and-aquaponic-systems-in-the-maintenance-of-oreochromis-niloticus

Dewi, E. R. S., Nugroho, A. S., & Ulfah, M. (2020b). Water quality in the maintenance of Oreochromis niloticus through environmentally friendly biofloc technology. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 835(1). https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1757-899X/835/1/012008/meta

Gunarto, G., Suwoyo, H. S., & Tampangallo, B. R. (2012). Budidaya udang vaname pola intensif dengan sistem bioflok di tambak. Jurnal Riset Akuakultur, 7(3), 393-405. http://dx.doi.org/10.15578/jra.7.3.2012.393-405

Herlambang, A. & Marsidi, R. (2003). Proses denitrifikasi dengan sistem biofilter untuk pengolahan air limbah yang mengandung nitrat. Jurnal Teknologi Lingkungan, 4(1), 46-55. https://doi.org/10.29122/jtl.v4i1.272

Hutagalung, R. A., Canti, M., Prasasty, V. D., Adelar, B., Oktavian, J., & Soewono. (2021). Karakteristik daya apung dan daya tahan pelet dari limbah bioflok akuaponik. Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan, 12(1), 19-26. https://doi.org/10.24319/jtpk.12.19-26

Istiqomah, I., Isnansetyo, A., Atitus, I. N., & Rohman, A. F. (2019). Isolation of cellulolytic bacterium Staphylococcus sp. JC20 from the intestine of octopus (Octopus sp.) for fish probiotic candidate. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 21(2), 93-98. https://doi.org/10.22146/jfs.39525

Jannah, M., Zulpikar, & Muliani. (2021). Aplikasi teknologi akuaponik dengan kombinasi substrat yang berbeda terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 8(3), 138-145. https://doi.org/10.29103/aa.v8i3.5853

Rostika, R., Azhima, M. F., Ihsan, Y. N., Andriani, Y., Suryadi, I. B. B., & Dewanti, L. P. (2020). The use of solid probiotics in feed to growth and survival rate of mantap common carp (Cyprinus carpio). AACL Bioflux, 13(1), 199–206. Retrieved from http://www.bioflux.com.ro/docs/2020.199-206.pdf

Salamah, S., & Zulpikar, Z. (2020). Pemberian probiotik pada pakan komersil dengan protein yang berbeda terhadap kinerja ikan lele (Clarias sp.) menggunakan sistem bioflok. Acta Aquatika: Aquatic Sciences Journal, 7(1), 21-27. https://doi.org/10.29103/aa.v7i1.2388

Samsundari, S. & Wirawan, G. A. (2013). Analisis penerapan biofilter dalam sistem resirkulasi terhadap mutu kualitas air budidaya ikan sidat (Anguilla bicolor). Jurnal Gamma, 8(2), 86-97. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/gamma/article/view/2410

Santosa, B., Fitasari, E., & Suliana, G. (2017). Produksi pakan fungsional mengandung tiga senyawa bioaktif dari ampas tahu dengan menggunakan mikroba Effective Microorganism-4 dan Lactobacillus plantarum. Buana Sains, 17(1), 25-32. https://dx.doi.org/10.33366/bs.v17i1.575

Sastro, Y. (2015). Akuaponik: Budidaya tanaman terintegrasi dengan ikan , permasalahan keharaan dan strategi mengatasinya. Buletin Pertanian Perkotaan, 5(1), 33-42. Retrieved from http://jakarta.litbang.pertanian.go.id/ind/artikel%20bptp/buletin%20aquaponik%20volume%205%20no%20%201%202015

Sihite, E. R., Rosmaiti, Putriningtias, A., & AS, A. P. (2020). Pengaruh padat tebar tinggi terhadap kualitas air dan pertumbuhan ikan mas (Cyprinus carpio) dengan penambahan Nitrobacter. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, 4(1), 10-16. https://doi.org/10.33059/jisa.v4i1.2444

Sintiya, H., Prasetiyono, E., & Bidayani, E. (2021). Peningkatan pH air asam dengan kompos daun ubi kasesa (Manihot sp.) untuk kegiatan akuakultur. Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi, 10(1), 113–128. https://doi.org/10.26877/bioma.v10i1.6310

Standar Nasional Indonesia [SNI]. (2009). Produksi ikan nila (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas pembesaran di kolam air tenang. ICS 65.120 Badan Standardisasi Nasional, 1–5.

Thalib, R. H., Syamsuddin, S. & Juliana, J. (2016). Pengaruh bioflok limbah budidaya ikan nila terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan lele sangkuriang. NIKé: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(3), 89-94. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/nike/article/view/5063

Umasugi, A., Tumbol, R. A., Kreckhoff, R. L., Manoppo, H., Pangemanan, N. P. L., & Ginting, E. L. (2018). Penggunaan bakteri probiotik untuk pencegahan infeksi bakteri Streptococcus agalactiae pada ikan nila, Oreochromis niloticus. E-Journal Budidaya Perairan, 6(2), 39–44. https://doi.org/10.35800/bdp.6.2.2018.20556

Wahyuningsih, S. & Gitarama, A. M. (2020). Amonia pada sistem budidaya ikan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(2), 112-125. http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i2.929

Wanja, D. W, Rebhung, F., & Sunadji, S. (2020). Efisiensi penggunaan pakan dalam kolam bioflok pada budidaya ikan bandeng (Chanos chanos). Jurnal Aquatik, 3(2), 43-48. http://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jaqu/article/view/3141/2085

Zaidy, A. B., & Eliyani, Y. (2021). Pengaruh waktu pemberian karbon terhadap kualitas air volume bioflok dan dampaknya terhadap produksi ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) pada budidaya sistem bioflok. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 15(1), 101–110. https://doi.org/10.33378/jppik.v15i1.240




DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v11i2.10989

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal has been indexed by:

 


Web
Analytics View My Stats



Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi by Biology Education  Universitas PGRI Semarang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.