IbM Kelurahan Degayu yang Terinterusi Air Laut

Ubad Badrudin, Tri Yusufi Mardiana

Abstract


Tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk dan mengembangkan model budidaya tanaman padi, sayur, dan ikan lele secara bertingkat pada lahan pekarangan. Metode yang dikembangkan terdiri atas beberapa tahapan meliputi koordinasi, sosialisasi, pengadaan bahan dan alat, praktek dan pendampingan pembuatan model budidaya padi, sayur, dan ikan lele secara bertingkat di lahan pekarangan. Model ini dikembangkan dalam rangka memberikan solusi alternatif terhadap lahan yang terinterusi air laut, sehingga penyediaan bahan pangan dapat disediakan dan diproduksi di lahan pekarangan yang dimiliki oleh anggota dari kelompok tani mitra. Model ini berimplikasi terhadap penyediaan bahan pangan berupa padi, sayur, dan ikan lele yang dibutuhkan untuk memenuhi karbohidrat dan gizi keluarga. Hasil panen didapatkan tanaman cabe rawit hijau per pohon bisa menghasilkan 33 buah dengan bobot 52,66 gr; tanaman tomatmenghasilkan 5-7 buah per pohon, tanaman terong menghasilkan 2-3 buah perpohon dengan berat rata-rata 72,4 g, panjang rata-rata 16,71 cm. Tanaman padi menghasilkan 32 malai per rumpun dengan panjang rata-rata 16,86 cm dengan berat total per rumpun 57,87 gr. Panen ikan lele menghasilkan 176 kg dengan panjang rata-rata 26,64 cm dan berat rata-rata 0,13 kg.


Keywords


pekarangan; padi; sayuran; lele

Full Text:

PDF

References


Abidin, Z. 2012. Warga Terapkan Penanaman Padi Metode SRI. (on-line) http://www.antarakalbar.com/berita. diakses 13 Maret 2012

Atun. 2012. Memperbaiki Gizi dan Ekonomi Keluarga dari Pekarangan. Sinar Tani, edisi 29 Pebruari-6 Maret 2012 No. 3446 Tahun XLII

Badrudin, U. dan S. Jazilah. 2013. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) pada Lahan Terinterusi Air Laut di Kota Pekalongan. Laporan Penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan, Pekalongan.

Badrudin, U., T.Y. Mardiana, M.B. Syakirin. 2012. Pengembangan Model Vertikultur Palerang sebagai Sumber Gizi dan Pendapatan Keluarga dalam Rangka mendukung Ketahahan Pangan. Laporan Penelitian Fakultas Pertanian, Universitas Pekalongan, Pekalongan.

Benediktus, M.B.O. 2013. Penggunaan Mikroorganisme Bonggol Pisang (Musa paradisiaca) Sebagai Dekomposer Sampah Organik. Propgram Studi Biologi Fakultas Teknologi Universitas Atmajaya Yogyakarta. www.e-journal.uajy.ac.id. Diakses tanggal 2 April 2014.

Fuller, R. 1989. Probiotics The Scientific Basis. Chapman and Hall, London.

Handayani, S., A., 2012. Tanaman Buah di Pekarangan sebagai Sumber Gizi, Peneduh, dan Hiasan. Sinar Tani, edisi 29 Pebruari-6 Maret 2012 No. 3446 Tahun XLII.

Profil Kelurahan Degayu. 2014. Pengembangan Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara. Pemerintah Kota Pekalongan.

Suhastyo, A., A., 2011. Studi Mikrobiologi dan Sifat Kimia Mikroorganisme Lokal (MOL) yang digunakan pada Budidaya Padi Metode SRI (System of Rice Intensification). Tesis Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.26877/e-dimas.v8i2.1594

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Visitor Statistics View My Stats

Barcode ISSN Jurnal E-Dimas:

p-ISSN                               e-ISSN

         

Jurnal E-Dimas telah terindeks pada:

                                      

Creative Commons License

E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat) by LPPM Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.