Pelatihan Olah Nafas Bio-Energy Power Sebagai Upaya Penurunan Hipertensi Pada Lansia

Dwi Setiani Sumardiko, Myrna Adianti, Edith Frederika Puruhito, Tita Mutia Rachma, Maghfira Mutia Safitri, Isnaini Chantika Yuliandari

Abstract


Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh lansia di Indonesia, termasuk di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Hasil survei awal menunjukkan lebih dari 50% lansia mengalami hipertensi, namun sebagian besar belum memahami cara pengelolaan tekanan darah secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas lansia melalui pelatihan olah napas Bio-Energy Power (BEP) sebagai upaya non-farmakologis menurunkan hipertensi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 44 peserta mengikuti empat sesi pelatihan BEP dan akupresur sederhana dari 10 Agustus hingga 5 September 2025. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan serta pemantauan tekanan darah sebelum dan sesudah setiap sesi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 68% menjadi 80% serta penurunan tekanan darah dari 135/82 mmHg menjadi 125/80 mmHg. Peserta juga melaporkan merasa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak. Program ini berhasil membentuk Komunitas BEP Desa Kedungsukodani sebagai wadah keberlanjutan dan memperkuat peran kader kesehatan desa dalam pengelolaan hipertensi secara mandiri.

Keywords


Bio-Energy Power, hipertensi, lansia, edukasi kesehatan, pemberdayaan kader.

Full Text:

PDF

References


Ariani, D., & Suryanti. (2019). Pengaruh food massage terhadap kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Kasih Surakarta.

Eguchi, E., Funakubo, N., Tomooka, K., Ohira, T., Ogino, K., & Tanigawa, T. (2016). The effects of aroma foot massage on blood pressure and anxiety in Japanese community-dwelling men and women: A crossover randomized controlled trial. Plos One, 11(3). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0151712

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana hipertensi dewasa.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory action research: Communicative action and the public sphere.

Knowles, M. S. (1984). The adult learner: A neglected species.

Lidya Filadelvia, A., Fatmawati, V., & Author, C. (2025). Pengaruh senam bio energy power terhadap kekuatan otot anggota gerak atas pada pasien stroke di Yastroki Yogyakarta. JIM, 4(1). https://doi.org/10.38035/jim.v4i1

Mei Kusumaningtyas, & Herdianty Kusuma Handari. (2025). Sosialisasi dan pelatihan Buteyko breathing technique untuk meningkatkan daya tahan kardiorespirasi. Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM), 6(2), 123-131. https://doi.org/10.26877/jpom.v6i2.23022

Nurdianningrum, B., & Purwoko, Y. (2016). Pengaruh senam lansia terhadap kualitas tidur pada lansia. JKD, 5(4), 587-598.

Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan.

Suryanti. (2023). Peningkatan kualitas tidur dengan senam bio energy power. Medical Journal of Nusantara, 2(1), 38-43. https://doi.org/10.55080/mjn.v2i1.114

Ismoyowati, T. W. (2019). Pengaruh bridging exercise terhadap perubahan kekuatan otot pada pasien stroke di RS Bethesda Yogyakarta.

World Health Organization (WHO). (2021). Guideline for the pharmacological treatment of hypertension in adults.

Yudhi Nugroho, C. T., Sulistiono, S., Mashuri, H., & Amin, M. (2021). Effect of bio energy power exercise on VO2max and heart rate. Competitor: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 13(2), 289. https://doi.org/10.26858/cjpko.v13i2.21604




DOI: https://doi.org/10.26877/jpom.v6i3.25364

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Dwi Setiani Sumardiko