Kesiapan Belajar Calistung Siswa SD Kelas Rendah dan Implikasinya Terhadap Penyelenggaraan Layananan Bimbingan Konseling

Milla Diah Putri Nazidah, Qarunia Fitri Zahari, Tri Ulfatu Chasanah

Abstract


Abstract

Learning readiness is a ready attitude in students who will get information in a learning    activity obtained from learning resources.  Readiness to learn to read, write and count or count in elementary school students of low grade needs to be stimulated and encouraged by teachers so that students can learn well    and achieved an optimal level of learning outcomes and can be moved to the next stage of development.  To improve learning readiness read, write, and count in low-grade   students is through counseling guidance activities conducted by teachers, as a form of stimulation of student learning motivation.  This research    is descriptive qualitative    research that aims to build knowledge through new understanding and discovery based on research results with low-grade    students in 3T areas of elementary school (lagging, outermost, and deepest). The data was collected through observations and interviews of elementary schools in SD Negeri 01 Jatisobo, SD Negeri 03 Jatimulyo, and SD Negeri 03 Alasombo. The implications of organizing guidance and counseling in realizing the readiness of learning read, write, and count student there are already some student who are able to read, write, and count. Teachers also provide counseling to students to learn to read, write, and count

Keywords: Learning Readiness, Read, Write, and Count, Counseling Guidance

Abstrak

Kesiapan belajar merupakan sikap siap pada siswa yang akan memperoleh informasi dalam suatu aktivitas pembelajaran yang diperoleh dari sumber belajar. Kesiapan belajar membaca, menulis dan berhitung atau calistung pada siswa sekolah dasar kelas rendah perlu distimulasi dan didorong oleh guru supaya siswa dapat belajar dengan baik dan tercapai tingkat hasil belajar yang optimal dan dapat melaju ke tahap perkembangan selanjutnya melalui layanan bimbingan dan konseling sebagai bentuk motivasi minat belajar dan kesiapan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk membangun pengetahuan melalui pemahaman dan penemuan baru berdasarkan hasil penelitian dengan siswa kelas rendah di sekolah dasar 3T (tertinggal, terluar, dan terdalam). Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap sekolah dasar di SD Negeri 01 Jatisobo, SD Negeri 03 Jatimulyo, dan SD Negeri 03 Alasombo. Berdasarkan hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesiapan belajar calistung di ketiga sekolah dasar tersebut masih tergolong rendah. Implikasi penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam mewujudkan kesiapan belajar calistung pada siswa yang belum mnguasai calistung dan sudah ada beberapa siswa yang mampu membaca, menulis, dan berhitung. Guru juga memberikan konseling kepada siswa untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung sebagai bentuk memberikan dorongan siap belajar kepada siswa untuk dapat masuk ke tahap belajar selanjutnya.

Kata kunci: Kesiapan Belajar, Calistung, Bimbingan Konseling


Keywords


kesiapan belajar, calistung, bimbingan konseling

Full Text:

PDF (Bahasa)

References


Buku:

Azzet, A. M. (2011). Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. Ar-Ruzz Media.

Maliki. (2016). Bimbingan Konseling Di Sekolah Dasar. Kencana.

Artikel Dalam Jurnal:

Erika, F., & Awalya. (2015). Indonesian Journal Of Guidance And Counseling : Theory And Application “Meningkatkan Kesiapan Belajar Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Role Playing.” 4(4), 39–44. https://doi.org/10.15294/ijgc.v4i4.8831

Fauziah, Prayitno, & Karneli, Y. (2020). Meningkatkan Kesiapan Belajar Siswa Melalui Pendekatan Behavioral. Pendidikan Dan Konseling, 10(1), 96–106. http://dx.doi.org/10.30829/al-irsyad.v10i1.7657

Hendrayani, N. P. T., Sujana, I. W., & Ganing, N. N. (2018). Hubungan Antara Kesiapan Belajar Dengan Kompetensi Inti Pengetahuan Bahasa Indonesia Pada Siswa Kelas V Sd Gugus Letkol Wisnu Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2017/2018. 1(2), 133–141. https://doi.org/10.23887/ijerr.v1i2.14713

Indriastuti, A., Sutaryadi, & Susantiningrum. (2017). Pengaruh Kesiapan Belajar Siswa Dan Keterampilan Mengajar Guru Terhadap Hasil Belajar. 1(1), 37–52.

Izzaty, R. E., Ayriza, Y., & Setiawati, F. A. (2017). Prediktor Prestasi Belajar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar. 44, 153–164. Https://Doi.Org/10.22146/Jpsi.27454

Jumasrin. (2019). Variabel-Variabel Relasional Kesiapan Belajar Peserta Didik Di Tingkat Sekolah Dasar. 25, 84–107.

Ma’shumah, F., & Muhsin. (2019). Economic Education Analysis Journal “Pengaruh Motivasi Belajar, Disiplin Belajar, Cara Belajar Dan Interaksi Teman Sebaya Terhadap Kesiapan Belajar.” 8(1), 318–332.

Meisal, U. (2014). Perbandingan Kemampuan Calistung Siswa Kelas Ii Sdn 79 Pekanbaru Dengan Penerapan Pendekatan Tematik Saintifik. 3, 57–65. http://dx.doi.org/10.33578/jpfkip.v3i2.2495

Moleong, L. J. (2012). Prosedur Penelitian Dalam Moleong Pendekatan Kualitatif. Rineka Cipta.

Mulyani, D. (2013a). Hubungan Kesiapan Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar. Konselor, 2(1), 27–31. . Https://Doi.Org/10.24036/0201321729-0-00

Mulyani, D. (2013b). Hubungan Kesiapan Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Abstract Readiness To Learn Is The Most Important Factor In Determining Student Success In Learning . In Fact Encountered Many Students Have Not The Readiness To Learn Like This Out In The Study , Li. 2(1), 27–31. Https://Doi.Org/10.24036/0201321729-0-00

Nisa, A., & Renata, D. (2018). Analisis Minat Belajar Siswa Dan Implikasinya Terhadap Layanan Bimbingan Dan Konseling. 05(2), 119–130.

Nur, A. S., Nggaruaka, T., & Hermansyah, A. K. (2019). Pembuatan Media Pembelajaran Baca Tulis Hitung. 16(2), 105–115. https://doi.org/10.21009/sarwahita.162.02

Rahim, M., Usman, I., & Puluhulawa, M. (2017). Kecerdasan Sosial Dan Prestasi Belajar Siswa (Tinjauan Dari Persfektif Bimbingan Dan Konseling Belajar). 4–6

Rahman, I. K. (2015). Penyelenggaraan Layanan Bimbingan Dan Konseling Komprehensif Pada Madrasah Ibtidaiyah. 1(2), 163–176

Rifai, M., & Fahmi. (2017). Pengelolaan Kesiapan Belajar Anak Masuk Sekolah Dasar. 3(01), 129–143. http://dx.doi.org/10.32678/tarbawi.v3i01.1784

Setianingsih, E. S. (2016). Peranan Bimbingan Dan Konseling Dalam Memberikan Layanan Bimbingan Belajar Di Sd. 6, 79–88. https://doi.org/10.26877/malihpeddas.v6i1.1120

Sirait, E. D. (2017). Pengaruh Gaya Dan Kesiapan Belajar Terhadap. 7(3), 207–218. http://dx.doi.org/10.30998/formatif.v7i3.2231

Srinahyani. (N.D.). Kesiapan Bersekolah Anak Taman Kanak-Kanak Kelompok B Ditinjau Dari Lembaga Pendidikan Dan Tingkat Pendidikan Orang Tua

Sufa, F. F., & Setiawan, M. H. Y. (2020). Memberikan Pemahaman Tentang Membaca Menulis Berhitung (Calistung) Kepada Orang Tua Untuk Anak Usia Dini Feri Faila Sufa, M Hery Yuli Setiawan Universitas Slamet Riyadi.

Telaumbanua, K. (2016). Konsep Dasar Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Dasar.

Dokumen Resmi:

Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tentang Pendidikan Dasar, (1990).




DOI: https://doi.org/10.26877/paudia.v11i1.11232

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 


Copyright of PAUDIA:  Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini ISSN 2089-1431 (Print), ISSN 2598-4047 (Online)

Pendidikan Guru PAUD
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang
Jl. Sidodadi Timur No. 24 -Dr. Cipto, Semarang

Mila Karmila

+62 856-5934-6921

View Jurnal PAUDIA Stats