PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amalya, D.R (2018) Errors in Indonesian to English Translation Text Made by Students of Sma Negeri 13 Pangkep
AS, Homby. (2000). Oxford Advanced Learner's Dictionary. Oxford University.
Eka, H. Manurung, Erika Sinambela, Caroline Pakpahan. (2018). An Analysis of The Lexical Errors in Translating English Text into Bahasa Indonesia Done by The Students of English Department University of HKBP Nommensen Medan. Journal 1:2, page 1-23 pdf.
Hafiz, S.M, et al. (2018). Analysis of Syntactic Errors in English Writing: A Case Study of Jazan University Preparatory Year Students. Published Journal Vol. 9 No.11.
Hijriyah, Umi. (2016). Metode Penelitian dan Terjemahan. Lampung: IAIN Raden Intan Lampung
Ilzamudin, Ma’mur. (2014). Konsep Dasar Penerjemahan: Tinjauan Teoretis. Al Qalam: Published Article Vol. 21 No. 102.
Khristianto. (2010). Makalah Mata Kuliah Seminar Problematika Penerjemahan Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Larson,M.L. (1998). Meaning-Based Translation: A Guide to Cross-Language Equivalence. Boston: University Press of America
Moleong,Lexi J. (2009). Metedologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Sillalahi, M., Rafli, Z., & Rasyid, Y. 2018. The Analysis of Errors in Translation of Scientific Text from English to Indonesian Language. Jakarta: Stated University of Jakarta
Sihaloso, B. G. 2015. The use of translation machines by students of English Education Study Program of Bengkulu University. Unpublished Thesis. Bengkulu: Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Bengkulu.
Susanti, Eris. 2018. Lexical Errors Produced by Instagram Machine Translation. Thesis: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Wikipedia, 2009. Interlingual Machine Translation. Retrieved from https://en.wikipedia.org/wiki/Interlingual_machine_translation
Wuryantoro, Aris. 2011. Analisis Hasil Mesin Terjemahan Dalam Pengajaran Penerjemahan. Madiun: Journal of FPBS IKIP PGRI
DOI: https://doi.org/10.26877/eternal.v12i2.9375
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 ETERNAL (English Teaching Journal)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.