STRATEGI BRANDING WISATA BERBASIS PELESTARIAN BUDAYA TRADISIONAL DESA PENGLIPURAN MELALUI PRODUK LOLOH CEMCEM

Chasna Azzakiyatas Sarifah, Erlangga Hendi Prabowo, Utami Puji Lestari

Abstract


Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menilai efektivitas kemampuan Loloh Cemcem sebagai alat branding wisata yang berbasis pelestarian budaya lokal Desa Penglipuran. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis dimana data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data wawancara mendalam pada dua unsur, yaitu Pimpinan Desa Adat Penglipuran dan penjual minuman tradisional Loloh Cemcem serta literatur lainnya.  Temuan dari penelitian mengindikasi bahwa Loloh Cemcem telah berubah menjadi minuman khas dari identitas budaya Desa Penglipuran. Hal ini dapat dilihat dari adanya produk Loloh Cemcem disetiap warung rumah warga. Partisipasi setiap rumah tangga dalam produksi dan pemasaran Loloh Cemcem menunjukkan model pemberdayaan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan. Model "Branding Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Budaya dan Komunitas" muncul sebagai pendekatan yang menyatukan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi masyarakat melalui produk lokal.

 

Kata Kunci: Strategi Branding, Pelestarian Budaya, Desa Penglipuran, Loloh Cemcem


Full Text:

PDF

References


Aaker, D. A. (1996). Building Strong Brands. New York: The Free Press.

Andriyani, N., et al. (2017). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat Lokal di Desa Wisata Penglipuran, Bali. Jurnal Pariwisata dan Budaya, Vol. 5. No. 2. 123-135.

Creswell, John W, 2014, Penelitian Kualitatif & Desain Riset, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Diani, N. L., et al. (2017). Analisis Umur Simpan Minuman Tradisional Loloh Cemcem Menggunakan Metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT). Jurnal Teknologi Pangan. Vol. 8. No. 3. 201-208.

Hapsari, R. D., et al. (2015). Sanitasi dan Higiene dalam Proses Pembuatan Minuman Tradisional Loloh Cemcem di Desa Penglipuran. Jurnal Kesehatan Lingkungan. Vol. 7. No. 1. 45-52.

Hendriyani, I., & Massenga, E. (2019). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Potensi Lokal di Kabupaten Bangli. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, Vol. 14. No. 1. 55-64.

Kartika Putri, D., et al. (2023). Pengaruh Loloh Cemcem terhadap Pengalaman Wisatawan di Desa Penglipuran. Jurnal Manajemen dan Bisnis Pariwisata. Vol. 2. No. 2. 78-85.

Keller, K. L. (2013). Strategic Brand Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity. Pearson Education.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2016). Principles of Marketing. Pearson Education.

Lexy J. Moleong. 2021. Metodologi Peneltian Kualtitatif.

Lincoln dan Guba (1985). Naturalistic Inquiry

Liputan6.com. (2019). Loloh Cemcem, Minuman Tradisional Bali yang Menyegarkan.https://share.google/images/QFevnIf5YHVApP31K.

Miles dan Huberman (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook

Murphy, P. (1985). Tourism: A Community Approach. Routledge.

Narwastu Murni Sinaga, R. (2023). Strategi Pemasaran Produk Lokal dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Desa Penglipuran. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 10. No.3. 189-196.

Sugianti, I., et al. (2016). Kualitas Mikrobiologi dan Keamanan Pangan Minuman Tradisional Loloh Cemcem di Desa Penglipuran. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan. Vol. 4. No. 2. 98-105.

Timothy, D. J., & Boyd, S. W. (2003). Heritage Tourism. Pearson Education.

Yin, R. K. (2018). Case study research

and applications. SAGE

Publications, Inc.




DOI: https://doi.org/10.26877/ep.v10i2.24759

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi

INDEXED BY:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.