Logika Analogis dan Potret Realitas Sosial dalam Saloka Jawa: Sebuah Analisis Metafora Konseptual

Tukijo Tukijo

Abstract


Saloka merupakan bentuk peribahasa metaforis yang menggunakan berbagai ranah, antara lain sumber dari dunia hewan, benda, atau  alam untuk menjelaskan ranah sasaran berupa perilaku, karakter, watak, atau kondisi sosial manusia. Penelitian ini mengkaji logika analogis dalam saloka bahasa Jawa membangun dan merepresentasikan realitas sosial masyarakat penuturnya dengan menggunakan kerangka Metafora Konseptual dari Lakoff dan Johnson. Penelitian ini menggunakan kualitatif-deskriptif diterapkan pada korpus saloka yang diperoleh dari sumber tertulis (kumpulan peribahasa Jawa baku) dan konfirmasi lisan dari penutur asli bahasa Jawa. Hasil analisis menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, terdapat peta metafora yang dominan, yakni manusia adalah hewan (misal: kacang ora ninggal lanjaran), manusia adalah tumbuhan (misal: alang-alang mangan sambak), dan interaksi sosial adalah perjalanan. Kedua, logika analogis dalam saloka tidak bersifat universal, melainkan  terikat pada skema pengalaman sensoris dan nilai budaya Jawa, seperti konsep rukun, hormat, sungkan, ewuh pakewuh, dan tepa slira. Ketiga, saloka berfungsi tidak hanya sebagai pernyataan keindahan, tetapi sebagai instrumen kritik sosial yang halus sekaligus penguat kohesi komunitas melalui pemaknaan bersama. Secara filosofis, temuan ini menolak pandangan bahwa metafora hanyalah hiasan saja; sebaliknya  saloka membuktikan bahwa bahasa Jawa membentuk cara berpikir analogis yang secara ontologis merekonstruksi realitas sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa saloka Jawa merupakan bukti empiris bagi tesis relativitas linguistik versi lemah: struktur metaforis bahasa memengaruhi sekaligus merefleksikan pola relasi sosial dalam masyarakat Jawa. Implikasinya, pendidikan karakter dan analisis wacana budaya Jawa perlu memulihkan kesadaran atas logika analogis yang tersimpan dalam saloka

Keywords


Saloka Jawa; metafora konseptual; logika analogis; realitas sosial; filsafat bahasa

References


Baswara, JB. (tanpa tahun). Kawruh Basa Jawa. Solo: Penerbit Bringin 55.

Fox, R. (2022). A forgotten philology. Journal of Southeast Asian Studies. Cambridge Core. 10.1017/S0022463422000339

Gibbs, R. W. Jr. (2019). Metaphor as dynamical-ecological performance. Metaphor and Symbol, 34(4), 215–232. 10.1080/10926488.2019.1591713

Innida, L. L. (2024). Leksikon Binatang dalam Peribahasa Jawa (Kajian Semantik Kognitif). Skripsi. Universitas Negeri Semarang.

Izhar, Izhar, and Seftika Seftika. "Tindak Tutur dalam Tinjauan Filsafat Bahasa." Anterior Jurnal, vol. 20, no. 1, 2020, pp. 78-82, 10.33084/anterior.v20i1.1528

Kövecses, Z. (2020). Extended Conceptual Metaphor Theory. Cambridge: Cambridge University Press.

Lakoff, G. & Johnson, M. (1980). Metaphors We Live by. Chicago: The University of Chicago Press.

Lakoff, G., & Johnson, M. (2003). Philosophy in the Flesh: The Embodied Mind and its Challenge to Western Thought. New York: Basic Books.

Morchid, M. (2025). Integrating Conceptual Metaphor Theory and Corpus-Based Data: A Stepwise Application of the Single-Lexeme Model of Analysis. International Journal of English Literature and Social Sciences, 10(4), 275-279 ). artikel tersebut adalah (10.22161/ijels.104.38). [1]

Nurhayati, N., & Ninik, E. (2024). Metafora konseptual aksara Jawa dalam Serat Centhini: kajian linguistik kognitif. Diglosia, 7(3).

Penelitian Semantik Budaya (2021). Cultural Semantics of Javanese Language's Local Wisdom. Garuda Kemdikbud.

Prasetyo, A. (2023). Logika analogis dalam ungkapan tradisional masyarakat agraris Jawa. Jurnal Filsafat dan Budaya Nusantara, 5(1), 23–40.

Ruswanti. (2022). Peribahasa Jawa yang Kaya Makna dan Nilai Moral. Harian Haluan.

Steen, G. (2023). Deliberate Metaphor Theory: Basic assumptions, main tenets, core issues. Journal of Pragmatics, 203, 98–112.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Teich, M., Leal, W., & Jost, J. (2025). Diachronic data analysis supports and refines conceptual metaphor theory. PLOS Complex Systems, 2(8), e0000058.

Tjahyadi, S. (2022). Kriwikan Dadi Grojogan. Tribunjogja.com.

Wulandari, D. (2022). Struktur dan makna saloka dalam bahasa Jawa dialek Banyumasan. Jurnal Linguistik Terapan, 18(1), 55–70.




DOI: https://doi.org/10.26877/kaloka.v5i2.27791

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:

         

Creative Commons License

JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.