PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
American Diabetes Association. (2015). Standards of Medical Care in Diabetes — 2015, Diabetes Care, 38 (Supple(January), pp. S1–S94. doi: 10.2337/dc15-S001.
American Diabetes Association. (2018). Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Medical Care in Diabetes. Diabetes Care, 41(Supplement 1), p. S13 LP-S27. doi: 10.2337/dc18-S002.
Asriwati & Irawati. (2019) Buku Ajar Antropologi Kesehatan dalam Keperawatan. Yogyakarta: Deepublish.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. (2013a). Riset Kesehatan Dasar (National Health Survey), Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2013. doi: 10.1007/s13398-014-0173-7.2.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI. (2013b). Riskesdas Biomedis Riset Kesehatan Dasar 2013, p. 145. Available at: http://labmandat.litbang.depkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2013/LAPORAN_BIOMEDIS_RKD_2013.pdf.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. Riset Kesehatan Dasar 2018, pp. 182–183.
Damanik, H. A. et al. (2017). Development and validation of prediabetes risk score for predicting prediabetes among Indonesian adults in primary care: Cross-sectional diagnostic study. Interventional Medicine and Applied Science, 9(2), pp. 76–85. doi: 10.1556/1646.9.2017.18.
International Diabetes Federation. (2017). IDF DIABETES ATLAS Eighth edition 2017, IDF Diabetes Atlas, 8th edition. doi: http://dx.doi. org/10.1016/S0140-6736(16)31679-8.
Kemenkes. (2013). Riskesdas dalam Angka Provinsi Jawa Tengah 2013.
Nursalam. (2008). Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Perkeni. (2011). Konsensus Pengendalian dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2011.
Safitri & Fitranti. (2016). Pengaruh Edukasi Gizi dengan Ceramah dan Booklet Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Gizi Remaja Overweight. Journal of Nutrition College, 5(4), pp. 374–380. doi: 10.14710/jnc.v5i4.16438.
Sari, C. W. M., Yamin, A. and Sari, S. P. S. (2018). Edukasi Berbasis Masyarakat untuk Deteksi Dini Diabetes Melitus Tipe 2. Media Karya Kesehatan, 1(1), pp. 29–38. doi: 10.24198/mkk.v1i1.17127.
Tuso, P. (2014). Prediabetes and Lifestyle Modification : Time to Prevent a Preventable Disease, 18(3), pp. 88–93.
DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v13i3.5559
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) telah terindeks pada:
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) by LPP Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.upgris.ac.id/index.php/jp3.


.png)









