PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Full Text:
PDFReferences
Bauman, Z. (2000). Liquid modernity. Cambridge: Polity Press.
Baumol, W. J. (2010). The Microtheory of Innovative Entrepreneurship. Princeton & Oxford: Princeton University Press.
Block, J. H., Hoogerheide, L., & Thurik, R. (2013). Education and entrepreneurial choice: An instrumental variables ana-lysis. International Small Business Journal, 31(1), 23-33. doi:10.1177/026 6242611400470.
Bourgeois, A. (2011). Entrepreneurship Edu-cation at School in Europe: National Strategies, Curricula and Learning Outcomes. Education, Audiovisual and Culture Executive Agency: European Commission. Retrieved from http :// eacea.ec. europa.eu/education/ eurydice /documents/thematic_reports/135en
Castells, M. (1998a). La era de la información. La sociedad red (Vol. 1). Madrid: Alianza.
Castells, M. (1998b). La era de la infor- mación. EconomÃa, Sociedad Cul- tura. El poder de la identidad (Vol.2). Madrid: Alianza.
Castells, M. (1998c). La era de la infor- mación. Fin de milenio (Vol. 3). Madrid: Alianza.
Delmar, F., & Holmquist, C. (2004). Women’s Entrepreneurship: Issues And Policies, in 2nd Organization for Economic Cooperation and De- velopment (OECD). Istanbul, Turkey: Conference of Ministers Responsible for SMEs, Promoting Entrepreneurship and Innovative SMEs in a Global Economy. doi: 10.1080/02673843.2006.9747970.
Dulatip, Sari, I, N., dan Heriyawati, D, F. 2020. Entrepreneurship Learning Through Pramuka Activity. Journal Of Educatio-nal And Technology. Vol 4 No 1.
Erni. (2017). Pembentukan Karakter Ke- wirausahaan Peserta Didik Melalui Ke-giatan Ekstrakurikuler Pramuka Pada SMP Negeri 7 Kecamatan Tualang Ka-bupaten Siak. Pekbis Jurnal, Vol.9, No.1
Fauziyah, B., & Triyono, M. B. (2020). Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditinjau Dari Minat Bel-ajar. Jurnal Kependidikan, Volume 4, Nomor 2, 2020 Halaman 256-268.
Hake, R.R. (1999). Analyzing Change/ Gain Scores. Woodland Hills: Dept of Physics, Indiana
Jaedun, A., Hariyanto, V. L., & Raharjo, N. E. (2017). Pengembangan Model Pembel-ajaran Produktif Bermuatan Kewirausa-haan. Jurnal Kependidikan, Volume 1 Nomor 1 Juni 2017, Halaman 124-138.
Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/Kep/M/ XI/1995
Levesque, M., & Minniti, M. (2006). The Effect of Aging on Entrepreneurial Behaviour. Journal of Business Ven- turing, 21(2), 177-194. doi:10.1016 /j.jbusvent.2005.04.003.
Lourenço, F., & Jayawarna, D. (2011). Enterprise education: the effect of creativity on training outcomes. Inter-national Journal of Entrepre- neurial Behaviour & Research,17(3), 224-244.doi:10.1108/13552551111130691.
Minniti, M., & Nardone, C. (2007). Being in Someone Else’s Shoes: Gender and Nascent Entrepreneurship. Small Busi-ness Economics Journal, 28(2), 223-238. doi:10.1007/s11187-006-9017-y
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepra-mukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2017 Tentang Pe- nguatan Pendidikan Karakter.
Peterman, N., & Kennedy, J. (2003). Enter-prise Education: Influencing Stu-dents’ Perceptions of Entrepre- neurship. Entrepreneurship Theory and Practice, 28(2),129-144.doi:10.1046/j.1540- 6520. 2003.00035.x.
Postman, N. (1999). El fin de la educa- ción. Una nueva definición del valor de la escuela. Barcelona: Octaedro.
Ramda, A. Y., & Suryono, Y. (2020). Im- plementasi Delapan Metode Kepra- mukaan Sebagai Bentuk Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, Volume 4, Nomor 2, 2020, Halaman 341-356.
Rohman, Arif (2009). Memahami Pendidi- kan dan Ilmu Pendidikan. Yogyakar- ta: LaksBang Mediatama.
Santana, L. E., Feliciano, L., & Jiménez, A. B. (2012). Toma De Decisiones Y Género En Bachillerato. Revista de Educación, 359, 357-387.
Santana, L. E., Feliciano, L., & Santana, A. (2012). Análisis Del Proyecto De Vida Del Alumnado De Educación Secundaria. Revista Española De Orientación Y Psi-CopedagogÃa, 23 (1), 26-38. Retrieved from: http:// www.uned.es/reop/pdfs/2012/23- 1%20-%20Santana.pdf.
Sanyang, S. E., & Huang, W-C (2010). Entrepreneurship and Economic De- velopment: The EMPRETEC Show- case. International Entrepre-neurship and Management Journal, 6(3), 317-329. doi:10.1007/s11365-008-0106-z.
Savickas, M. L., Nota, L., Rossier, J., Dau- walder, J. P., Duarte, M. E., Guichard, J., Soresi, S., Van Esbroeck, R., & van Vianen, A. (2009). Life Designing: A Paradigm For Career Construction In The 21st Century. Journal of Vocational BehavIor, 75, 239–250. doi:10.1016/ j.jvb.2009.04.004.
Schleicher, A. (2003). La evaluación de las competencias del alumnado. PISA 2000: Datos sobre la calidad y la equidad del rendimiento acadé-mico (Technical Report). Barcelona: Generalitat de Catalunya.
Teijeiro, M., Rungo, P., & Freire, M. J. (2013). Graduate Competencies and Employability: The Impact Of Matching Firm’s Needs and Personal Attainments. Economics of Education Review, 34, 286-295. doi:10.1016/ j. econedurev.2013.01.003.
Tyas, V., Elianasari, & Zulaikha, S. (2021). Character Building Through The Scout Exktacurriculer Program. International Journal of Elementary Education. Vo-lume 5, Number 1,Tahun 2021, pp. 158-165 P-ISSN: 2579-7158 E-ISSN: 2549-6050
Urban, B. (2006). Entrepreneurship Edu- cation And Entrepreneurial Intentions: A Prospect For Higher Education? Edu-cation As Change, 10(1), 85-103.doi: 10.1080/ 16823200609487131.
DOI: https://doi.org/10.26877/ep.v7i1.11726
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi