PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
References
Adiningtyas, W. P., Tomi, A., & Yudasmara, D. S. (2020). Survei Pembinaan Ekstrakurikuler Bolabasket pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas. 2(1), 32–38.
Aprilia, K. N., Kristiyanto, A., & Doewes, M. (2018). Analisis penerapan prinsip-prinsip latihan terhadap peningkatan kondisi fisik atlet bulu tangkis PPLOP Jawa Tengah tahun 2017/2018. 1(1), 55–63. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPOS%0AAnalisis
Bafadal, M. F., Hidasari, F. P., & Qomara, D. (2021). Dampak sweden massage terhadap kecepatan recovery pasca latihan intensitas tinggi. MULTILATERAL : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 20(1), 33–42. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.20527/multilateral.v20i1.9541
Elfarabi, R. kurniawan. A. (2018). Optimalisasi Teknik Recovery untuk Pemain Sepakbola. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 3(2), 172–177. https://doi.org/10.17509/jpjo.v3i2.12574
Finsterer Josef, M. S. Z. (2013). Fatigue in Healthy and Diseased Individuals. https://doi.org/10.1177/1049909113494748
Fitri, W., Nurkholis, U., & Mintarto, E. (2017). Journal of Physical Education , Health and Sport The Effect of Thai Massage and Sport Massage on Decreasing Low Acids and Blood Glucose. 4(34), 35–41.
Fritz, S. (2013). SPORTS & EXERCISE MASSAGE (2nd ed.). Elsevier Ltd.
Ichsani, Mappanyukki, A. A., & Nurafandi, M. (2013). Pengaruh massage terhadap pemulihan kelelahan setelah olahraga lari 800 meter pada Mahasiswa IKOR FIK UNM.
Irawan, A. A. (2017). PELATIHAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA MELALUI SPORT MASSAGE DAN METODE RICE BAGI ATLET PENCAK SILAT IPSI KABUPATEN KARAWANG. 207–211.
Jusuf, J. B. kurnia, Raharja, A. T., Mahardhika, N. A., & Festiawan, R. (2020). Pengaruh teknik effleurage dan petrissage terhadap penurunan perasaan lelah pasca latihan Pencak Silat. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.21831/jk.v8i1.30572
Mimi Haetami, A. T. (2021). THE EFFECT OF MASSAGE AND ACTIVE STRETCHING ON SPEEDING UP BLOOD LACTIC ACID RECOVERY. Halaman Olahraga Nusantara, 4(Ii), 326–338. https://doi.org/DOI http://dx.doi.org/10.31851/hon.v4i2.5572
Muhaimin, A. (2018). PENGARUH SPORT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN DENYUT NADI RECOVERY ATLET FUTSAL IKIP MATRAM TAHUN 2018. 2(1), 414–418.
Mulya, D. Y., Suwondo, A., & Setyaningsih, Y. (2021). KAJIAN PUSTAKA PEMBERIAN SPORT MASSAGE DAN STRETCHING TERHADAP PEMULIHAN KELELAHAN OTOT DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA ATLET. 9, 79–86. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm
Parwata, I. M. Y. (2015). KELELAHAN DAN RECOVERY DALAM OLAHRAGA I. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 1, 2–13.
Purnomo, A. M. I. (2015). Manfaat Swedish Massage Untuk Pemulihan Kelelahan Pada Atlet. Efektor.Unpkediri.Ac.Id, 1–11.
Supriyoko, T. A. A. (2021). Tingkat Peningkatan Keberhasilan Sport Massage Terhadap Motivasi Latihan dan Ergonomi Tubuh Atlet Sepakbola. Jendela Olahraga, 6(2), 99–107. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26877/jo.v6i2.8560 Tingkat
DOI: https://doi.org/10.26877/jo.v8i1.11931
Refbacks
- There are currently no refbacks.