ANALISIS IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN LITERASI MELALUI BERMAIN DI SD MUHAMMADIYAH 11 SEMARANG

Rifqi Silviana, Suyitno Suyitno, Ryky Mandar Sary

Abstract


Penerapan program layanan literasi melalui bermain merupakan strategi yang efektif dalam menumbuhkan minat membaca dan meningkatkan keterampilan literasi siswa sekolah dasar. Dalam konteks Gerakan Literasi Sekolah, pengelolaan layanan literasi tidak hanya menekankan ketersediaan fasilitas fisik seperti pojok baca, tetapi juga pada strategi pelaksanaan yang mampu menarik minat dan keterlibatan aktif siswa. Salah satu pendekatan yang relevan dengan karakteristik siswa sekolah dasar adalah layanan literasi melalui bermain, karena mengintegrasikan aktivitas membaca dengan permainan edukatif yang bersifat menyenangkan, interaktif, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program layanan literasi melalui bermain di SD Muhammadiyah 11 Semarang, meliputi bentuk kegiatan, peran guru, partisipasi siswa, serta faktor pendukung dan penghambat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, dan wawancara. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program literasi melalui bermain mencakup kegiatan tebak cerita, membaca berantai, bermain kartu kata, permainan peran berbasis buku cerita, dan kuis literasi. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi karena kegiatan bersifat menyenangkan dan interaktif. Program ini didukung oleh peran aktif guru, fasilitas pojok baca, serta lingkungan kelas yang literat. Namun demikian, sejumlah kendala ditemukan, seperti keterbatasan variasi media permainan, waktu yang terbatas, serta keterbatasan jenis buku yang dapat digunakan untuk kegiatan bermain. Penelitian ini menegaskan bahwa program literasi melalui bermain dapat menjadi model pembelajaran literasi yang menarik dan efektif apabila didukung fasilitas, variasi aktivitas, dan keterlibatan guru secara berkelanjutan.

Kata Kunci: Literasi, Bermain, Pojok Baca, Sekolah Dasar, Program Layanan


Full Text:

PDF

References


Duke, N. K. (2000). For the rich it’s richer: Print experiences and environments offered to children in very low- and very high-socioeconomic status first-grade classrooms. American Educational Research Journal, 37(2), 441–478. https://doi.org/10.3102/00028312037002441

Gambrell, L. B. (2011). Seven rules of engagement: What’s most important to know about motivation to read. The Reading Teacher, 65(3), 172–178. https://doi.org/10.1002/TRTR.01024

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Gerakan Literasi Sekolah: Pedoman pelaksanaan literasi di sekolah dasar

Kemendikbud. (2018). Panduan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Krashen, S. D. (2011). Free voluntary reading. Libraries Unlimited.

Kurniawan, D. (2021). Pendidikan karakter dan penguatan literasi di sekolah dasar. Prenada Media Group.

Lasa, H. S. (2017). Manajemen perpustakaan sekolah. Ombak.

McGee, L. M., & Schickedanz, J. A. (2007). Repeated interactive read-alouds in preschool and kindergarten. The Reading Teacher, 60(8), 742–751. https://doi.org/10.1598/RT.60.8.4

Musbikin, I. (2019). Penguatan literasi di sekolah dasar. Nusa Media.

Neuman, S. B., & Roskos, K. (1997). Literacy knowledge in practice: Contexts of participation for young writers and readers. Reading Research Quarterly, 32(1), 10–32. https://doi.org/10.1598/RRQ.32.1.2

Pretorius, E. J., & Currin, S. (2010). Do the rich get richer and the poor poorer? The effects of an intervention programme on reading in the home and school language in a high-poverty multilingual context. International Journal of Educational Development, 30(1), 67–76. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2009.01.005

Slavin, R. E. (2012). Educational psychology: Theory and practice (10th ed.). Pearson Education.

Suyitno. (2020). Pendidikan karakter berbasis literasi di sekolah dasar. Unnes Press.

Tomlinson, C. A. (2013). Differentiated instruction: Responding to the needs of all learners. ASCD.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Yulia Warda. (2023). Peran pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 123–131.




DOI: https://doi.org/10.26877/jsip.v6i1.26025

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright of Jurnal Sarjana Ilmu Pendidikan

E-ISSN 2985-5012

Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang
Jl. Sidodadi Timur No.24, Kelurahan Karangtempel, Kec. Semarang Timur, , Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50232