BIOINFORMATIK DAN ANALISIS GENETIK MIKROPROPAGASI Cibotium barometz

Devi Anugrah, Susilo Susilo, Hilman Faruq

Abstract


Kultur in vitro sangat penting untuk pengembangan kultivar Simpei (Cibotium barometz) yang jumlahnya semakin langka. Penggunaan nitrogen dapat berpengaruh terhadap keberlanjutan sifat pemuliaan. Penelitian ini bertujuan untuk lebih menginvestifigasis pengaruh pemberian variasi konsentrasi nitrogen (KNO3) terhadap keragaman genetic plantet Cibotium barometz yang dihasilkan dari kultur in vitro. Tunas tunas dikumpulkan dan dikultur pada medium Murashige dan Skoog (MS) dengan konsentrasi nitrogen (KNO3) yang berbeda untuk pembentukan kultur in vitro. Dalam penelitian ini, analisis RAPD diterapkan untuk mengidentifikasi 4 planlet Cibotium barometz. Lima primer RAPD disusun untuk analisis ini. Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa Polimorfisme pola pita DNA yang dihasilkan dari 5 primer RAPD menunjukkan keberagaman yang sangat tinggi hingga mencapai 100%. Hasil analisis klustering pola pita RAPD menggunakan metode UPGMA pada koefisien kemiripan 0.68 dan analisis komponen utama mampu dibedakan dengan tegas menjadi 3 kelompok.

 

Kata Kunci :  ; Cibotium barometz, Keragaman Genetik, Micropropagation, Nitrogen,  PCR-RAPD


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v9i1.6032

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal has been indexed by:

 


Web
Analytics View My Stats



Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi by Biology Education  Universitas PGRI Semarang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.