PENGARUH PEMBERIAN ADITIF PAKAN BERUPA KOMBINASI KULIT SINGKONG (Manihot esculenta L.) DENGAN BAKTERI ASAM LAKTAT (Lactobacillus sp.) TERHADAP KUALITAS EKSTERIOR TELUR PUYUH AWAL PRODUKSI

Mey Surya Cipta Arum, Edjeng Suprijatna, Teysar Adi Sarjana

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan kulit singkong yang dikombinasikan dengan bakteri asam laktat sebagai aditif pakan dalam bentuk larutan terhadap kualitas eksterior telur awal produksi. Materi yang digunakan adalah 240 ekor puyuh umur 3 minggu dipelihara selama 12 minggu tiap masing-masing petak kandang berisi 10 ekor puyuh. Parameter yang diamati adalah bobot telur, tebal cangkang, kadar kalsium telur dan kekuatan cangkang telur. Perlakuan yang diberikan yaitu T0 = ransum basal + tanpa aditif pakan T1 = ransum basal + 1,6 %/kg aditif pakan, T2 = ransum basal + 2,4 %/kg aditif pakan, T3 = ransum basal + 3,2 %/kg aditif pakan. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberian aditif pakan kulit singkong yang dikombinasikan dengan bakteri asam laktat  tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot telur, kadar kalsium dsn kekuatan cangkang telur namun berpengaruh nyata menurunkan tebal cangkang telur (P<0,05). Kesimpulan  penelitian ini adalah perlakuan pemberian aditif berupa kombinasi kulit singkong dan bakteri asam laktat belum mampu memperbaiki kualitas eksterior telur terhadap bobot telur, tebal cangkang, kadar kalsium dan kekuatan cangkang telur.

 

Kata kunci : aditif pakan, bakteri asam laktat, kulit singkong, kualitas eksterior telur puyuh, puyuh.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v9i1.6037

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal has been indexed by:

 


Web
Analytics View My Stats



Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi by Biology Education  Universitas PGRI Semarang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.