Penerapan pembelajaran diferensiasi kolaboratif dengan melibatkan orang tua dan masyarakat untuk mewujudkan student's well-being di masa pandemi

Ajib Setiyo

Abstract


ABSTRAK

Permasalahan pembelajaran jarak jauh SMA N 1 Mejobo Kudus di masa pandemi yaitu kerja sama dalam kelompok belajar rendah, hasil belajar rendah, manajemen kelas dan partisipasi  orang tua dalam pembelajaran kurang optimal. Kondisi ini berdampak pada capaian hasil belajar dan sikap perilaku belajar peserta didik setelah pembelajaran.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi kolaboratif untuk meningkatkan well being peserta didik melibatkan orang tua dan masyarakat di masa pandemi. Penelitian bersifat kualitatif  deskriptif di kelas XI MIPA 1 SMA N 1 Mejobo dengan pengumpulan, reduksi, dan penyajian data melalui wawancara dan observasi. Pembelajaran diferensiasi kolaboratif dapat meningkatkan hasil belajar meliputi peningkatan aktivitas pembelajaran (90%). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai keaktifan peserta didik pada mata pelajaran kimia adalah 82 sedangkan untuk mata pelajaran geografi sebesar 85. Nilai proyek mata pelajaran kimia 84 dan mata pelajaran geografi 83.  Kehadiran orang tua dalam memotivasi belajar peserta didik termasuk kategori sedang (43%) dan sangat tinggi (78%). Pembelajaran sangat menyenangkan (95%) dan melatih mandiri untuk tidak bergantung pada orang lain (95%). Sikap well being peserta didik terendah pada pemahaman kekuatan dan kelemahan diri (74%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitian lanjutan terkait efektivitas pembelajaran diferensiasi bagi peserta didik yang memiliki hambatan fisik dan non fisik perlu dilakukan.  

Kata kunci: diferensiasi; kolaboratif; well being

 

Abstract

Application of collaborative differentiation learning by involving parents to create students well being during pandemic. The problems of online learning at SMA N 1 Mejobo Kudus during pandemic were the lack of collaboration in study groups, learning outcomes, class management, and lack of parent's participation. This condition has an impact on the achievement of learning outcomes and attitudes of student's learning behaviour after learning. The purpose of the research is to analize the application of collaborative differentiation learning to improve the student's well-being with parents and community participations during the pandemic. This is a descriptive qualitative research in XI MIPA 1 SMA N 1 Mejobo with data collection, reduction, and presentation through interviews and observations. Collaborative differentiation learning can improve learning outcomes including the improvement of learning activities (90%). The average value of student activity in chemistry is 82 while in geography is 85. The chemistry project score is 84 and geography is 83. The presence of parents in motivate the learning activities are is in moderate (43%) and very high category (78%). Learning is very fun (95%) and self-training not depend on others (95%). The lowest well-being attitude is in understanding the student's stregths and weaknesses (74%) Research on the effectiveness of differentiation learning for students who have physical and non-physical barriers needs to be done.

Keywords: collaborative; differentiation; well being

 



Full Text:

PDF

References


Andini, D. W. (2016). Differentiated instruction: Solusi pembelajaran dalam keberagaman peserta didik di kelas inklusif. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 2(3), 340-349. https://doi.org/10.30738/trihayu.v2i3.725

Azizah, D. (2016). Penerapan differentiated instruction terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 4(1), 1-8. http://dx.doi.org/10.31941/delta.v4i1.1017

Cahyono, M. Y. M., Genia, T., & Theresia E. (2021). Peran student well-being dan school climate terhadap prestasi akademik pada peserta didik SMP Yayasan “X” Bandung. Humanitas: Jurnal Psikologi, 5(1), 1-16. https://doi.org/10.28932/humanitas.v5i1.3523

Fathoni, A. B. M. (2010). Strategi diferensiasi sebagai upaya mewujudkan keunggulan kompetitif layanan pendidikan. KODIFIKASIA: Jurnal Penelitian Islam, 4(1), 1-33. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v4i1.750

Grabel, B. F. (2017). The relationship between well-being and academic achievement: A systematic review. (Theses: University of Twente). Retrieved from http://essay.utwente.nl/73514/

Herwina, W. (2021). Optimalisasi kebutuhan murid dan hasil belajar dengan pembelajaran berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182. https://doi.org/10.21009/PIP.352.10

Hosnan, M. 2014. Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Khatimah, H. (2015). Gambaran school well-being pada peserta didik program kelas akselerasi di SMA Negeri 8 Yogyakarta. Psikopedagogia: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 20-30. https://dx.doi.org/10.12928/psikopedadogia.v4i1.4485

Kusumastuti, E. C., Prihandono, T., & Supriadi, B. (2012). Penerapan model pembelajaran kolaboratif dengan media sederhana pada pembelajaran fisika di SMP. Jurnal Pembelajaran Fisika, 1(2), 200-205. https://doi.org/10.19184/jpf.v1i2.23159

Listina, S, 2021. Keterkaitan antara penyusunan RPP, peran guru dan sekolah dalam pencapaian student well-being. JOEL: Journal of Educational and Language Research, 1(5), 467-474, https://bajangjournal.com/index.php/JOEL/article/view/873/617

Melani, K. (2017). Bagaimana membuat penerapan pembelajaran berdiferensiasi berjalan efektif di sekolah. Makalah disampaikan dalam Konvensi Nasional SPK. ACS. Jakarta. 20 Januari 2017.

Na’imah, T. & Tanireja, T. (2017). Student well-being pada remaja Jawa. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 1-11. http://dx.doi.org/10.21580/pjpp.v2i1.979

Ode, N. M. Y., Bialangi, N., & Ischak, N. I. (2017) Pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar peserta didik pada materi tata nama senyawa kimia di SMA Negeri 1 Telaga Biru T.A 2015/2016, Jurnal Entropi, 12(2), 157-164. https://www.neliti.com/publications/277438/pengaruh-pembelajaran-kolaboratif-terhadap-hasil-belajar-siswa-pada-materi-tata

Rohman, I. H., & Fauziah, N. (2016). Hubungan antara adversty intelligence dengan school well-being (Studi pada siswa SMA Kesatrian 1 Semarang). Jurnal Empati, 5(2), 322–326. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15261/14757

Setyo, A (2011). Pembelajaran bermakna berpendekatan SETS pada pelajaran Biologi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Bioma: Jurnal Ilmiah Biologi, 1(2), 161-170. http://journal.upgris.ac.id/index.php/bioma/article/view/417/367

Smith, R. Et al.. 2010.The Effectiveness of Student Wellbeing Programs and Services.Februari 2010. Victorian Auditor General’s Office (VAGO); Victorian General Report.

Sulaiman, J. M. (2020). Pengaruh media belajar smartphone terhadap belajar siswa di era pandemi Covid-19. Indonesian Education Administration and Leadership Journal, 2(2), 94-106. https://online-journal.unja.ac.id/IDEAL/article/view/10465/6647




DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v11i1.9797

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal has been indexed by:

 


Web
Analytics View My Stats



Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi by Biology Education  Universitas PGRI Semarang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.