Keterampilan Motorik Kasar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar: Studi Kasus SD Islam Al-Huda Sedayulawas Brondong Lamongan

Muhammad Habibullah Asy Syauqi, Moh. Nur Kholis, Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo

Abstract


Keterampilan motorik kasar dianggap penting dalam pendidikan jasmani siswa muda, menurut studi ini. Dari pengamatan awal dan tes keterampilan, terlihat jelas bahwa banyak anak masih kesulitan dalam mempelajari keterampilan ini. Temuan ini merepresentasikan adanya ketidakcocokan antara proses pembelajaran pendidikan jasmani dan pencapaian keterampilan motorik yang optimal. Penggunaan pendekatan kuantitatif dengan pengukuran seperti lari bolak-balik 4×10 meter, lempar dan tangkap bola 1 meter, dan lari cepat 30 meter. Ketiga tes tersebut menghasilkan lima kategori: sangat buruk, buruk, sedang, baik, dan sangat baik. Berdasarkan hasil survei tingkat keterampilan aktivitas gerak tubuh berskala besar siswa kelas 4 di MI Al-Huda Sedayulawas, Brondong, Kabupaten Lamongan, dari total 21 siswa (8 laki-laki dan 13 perempuan), distribusinya sebagai berikut: Satu siswa (4,76%) dinilai sangat baik, tujuh (33,33%) baik, tiga (14,29%) rata-rata, sepuluh (47,62%) buruk, dan tidak ada (0%) yang sangat buruk. Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya meningkatkan kecakapan aktivitas gerak tubuh berskala besar melalui latihan pendidikan jasmani yang terarah, terencana dengan baik, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa guna mendukung perkembangan fisik mereka secara keseluruhan.


Keywords


Motor Skills; Physical Education; Elementary School



DOI: https://doi.org/10.26877/jo.v10i4.23586

Refbacks

  • There are currently no refbacks.