Motivasi Orang Tua dan Anak Berlatih Karate

Adi Sumarsono, Pulung Riyanto

Abstract


This research is based on the rise of positive activities carried out by school-age children in the afternoon and the support provided by direct parents. The purpose of this study is to identify the motivations of parents and children in participating in Karate martial arts in Merauke Regency, Papua. This research method is quantitative descriptive using a questionnaire as an instrument in data collection. The research subjects included three Karate colleges, all of which involved 125 parents who were active in providing support to their children by actively delivering, waiting and picking up during training. The results obtained from this study are the motivation of parents in both boys and girls, all of which are more dominant for educational activities, the second is achievement motivation and the third is motivation for recreation. As for the motivation of children in their personal participation in Karate martial arts training is more because of the desire to learn, get to know friends, and increase relationships. Based on the data it can be concluded that the motivation of parents and children is due to educational factors.

Keyword: Motivation, Karate

Abstrak

Penelitian ini didasari oleh maraknya kegiatan positif yang dilakukan oleh anak usia sekolah di sore hari serta dukungan yang diberikan oleh orang tua langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tentang hal motivasi orang tua dan anak dalam mengikuti olahraga beladiri Karate di Kabupaten Merauke Papua. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket sebagai instrumen dalam pengumpulan data. Subyek penelitian ini meliputi tiga perguruan Karate yang kesemuanya melibatkan 125 orang tua dan anak yang aktif dalam memberikan dukungan kepada putra-putrinya dengan cara aktif mengantar, menunggu dan menjemput saat latihan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah motivasi orang tua baik pada anak laki-laki maupun anak perempuan kesemuanya lebih dominan untuk kegiatan pendidikan yang kedua adalah dorongan berprestasi dan yang ketiga adalah motivasi untuk hal rekreasi. Adapun motivasi anak secara pribadi dalam mengikuti latihan beladiri Karate lebih karena keinginan belajar, mengenal teman, serta menambah pergaulan. Berdasarkan data dapat disimpulkan bahwa motivasi orang tua dan anak adalah karena faktor pendidikan.

Kata kunci:motivasi, berlatih karate

 


Keywords


motivasi, berlatih karate

Full Text:

PDF (Bahasa)

References


Ahmad, M., & Diana, R. R. (2013). Partisipasi dalam beladiri karate dan agresifitas anak di intitut karate-do indonesia (INKAI). Jurnal Psikologi Integratif. 1 (1), 67.Yogyakarta: JPI.

Anggraini, R. (2014). Hubungan pola asuh orang tua dengan motivasi belajar siswa. Jurnal ilmiah pendidikan bimbingan dan konseling. 2 (1).Bali: JIPBK

Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (2008). Kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Hadi, S. (1991). Analisis butir instrumen. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM.

Hidayat, A. S. (2016). Hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai dinas pemuda dan olahraga. Jurnal Motion. VII (2), 181.Bekasi: JM

Komarudin, Sarkadi, & Alkhudri, A. T. (2018). Peningkatan kompetensi guru PPKN SMP dalam melaksanakan penilaian autentik berdasarkan kurikulum 2013. Jurnal Sarwahita : Jurnal Pengabdian KepadaMasyarakat, 15 (2), 126. Jakarta: JSJPM

Kusmaedi, N. (2002). Olahraga rekreasi dan olahraga tradisional. Bandung: FPOK UPI.

Purba, P. H. (2016). Meningkatkan keterampilan dasar siswa dalam melakukan tendangan Maegery pada beladiri Karate. Jurnal Ilmu Keolahragaan. 15 (1), 57.Yogyakarta: JIK.

Santrock, J. W. (2011). Child development thirteenth edition. New York: Mc. Graw Hill Companies INC.

Sardiman. (2000). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Grafindo Persada.

Simbolon, B. (2014). Latihan dan melatih karateka. Yogyakarta: Griya Pustaka.

Subekti, N. (2018). Model pembelajaran pendak silat untuk anak sekolah dasar. mengembangkan kompeteensi pendidik dalam meghadapi era disrupsi(p. 95). Surakarta: UMS Press ISBN. 978-602-70471-3-6.

Susila, G. H. (2018). Pengembangan Model Latihan Permainan Pertarungan (Komite) cabang Karate. Jurnal pendidikan dan kesehatan rekreasi.4 (1), 2. Yogyakarta: JPKR

Undang-Undang Repoblik Indonesia No.3 Tentang sistem keolahragaan nasional , Bab IV (17 2005). Jakarta: PT. Armas Duta Jaya.




DOI: https://doi.org/10.26877/jo.v6i1.6759

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jendela Olahraga

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Copyright of Jurnal Jendela Olahraga p-ISSN 2527-9580 and e-ISSN 2579-7662  

Creative Commons License
Jurnal Jendela Olahraga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.