PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Abstract
Kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pembelajaran IPAS yang cenderung berpusat pada pendidik dan minim aktivitas reflektif. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen dengan nilai signifikansi 0,0002 (p < 0,05) dan nilai Cohen’s d sebesar 0,673 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator berpikir kreatif, terutama fluency dan flexibility, yang dipengaruhi oleh tahapan connecting dan organizing dalam model CORE. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran CORE mampu mendorong pengembangan ide, refleksi konsep, serta penerapan pengetahuan secara kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model CORE dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kreativitas di sekolah dasar.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Atiyah, K., & Priatna, N. (2023). Analysis of the Connecting, Organizing, Reflecting and Extending (CORE) model to improving the mathematical reasoning ability students. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 7(2), 157-167. https://doi.org/10.35706/sjme.v7i2.7746
Febianto, D., & Zelina, S. (2025). Analisis pengaruh model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) pada pembelajaran IPA di kelas V SD/MI. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 1-12. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.80
Fitriyah, L. N., Wakhidah, N., Arum, W. F., & Jariyah, I. A. (2024). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA. Experiment: Journal of Science Education, 7(1), 68-76.
Maftukhah, N. A., Nurhalim, K. N., & I. (2017). Kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran model Connecting Organizing Reflecting Extending ditinjau dari kecerdasan emosional. Journal of Primary Education, 6(3), 267-276. https://doi.org/10.15294/jpe.v6i3.21141
Nopiani, S., Purnamasari, I., Nuvitalia, D., & Rahmawati, A. (2023). Kompetensi 4C dalam implementasi Kurikulum Merdeka di kelas IV sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(2), 5202-5210. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1136
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Jurnal pendidikan dan konseling. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4, 1349-1358. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.12967
Saregar, A., Cahyanti, U. N., Misbah, Susilowati, N. E., Anugrah, A., & Muhammad, N. (2021). CORE learning model: Its effectiveness towards students' creative thinking. International Journal of Evaluation and Research in Education, 10(1), 35-41. https://doi.org/10.11591/ijere.v10i1.20813
Serin, H. (2018). A comparison of teacher-centered and student-centered approaches in educational settings. International Journal of Social Sciences and Educational Studies, 5(1), 164-167. https://doi.org/10.23918/ijsses.v5i1p164
Siswanti, A. B., & Indrajit, R. E. (2023). Problem based learning (1st ed.). Andi.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Triyani, A. N., & Maysarah, S. (2024). Pengaruh model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) terhadap kemampuan berpikir kreatif dan disposisi matematis peserta didik kelas VIII di SMP Swasta Al-Manar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika, 5(1), 165-177. https://doi.org/10.46306/lb.v5i1
Viqri, D., Gesta, L., Rozi, M. F., Syafitri, A., Falah, A. M., Khoirunnisa, K., & Risdalina, R. (2024). Problematika pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 310-315. https://doi.org/10.54371/jiepp.v4i2.419
Wati, K., Hidayati, Y., Wulandari, A. Y. R., & Ahied, M. (2019). Pengaruh model pembelajaran CORE (Connecting Organizing Reflecting Extending) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Natural Science Education Research, 1(2), 108-116. https://doi.org/10.21107/nser.v1i2.4249
Widiansah, K. N. (2019). Pengembangan instrumen asesmen kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMP.
Widodo, A. (2021). Pembelajaran ilmu pengetahuan alam: Dasar-dasar untuk praktik. UPI Press.
World Intellectual Property Organization (WIPO). (2023). Global Innovation Index 2023: Innovation in the face of uncertainty. WIPO. https://doi.org/10.34667/tind.48220
DOI: https://doi.org/10.26877/jwp.v6i1.26212
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Khairani Fina Irfani, Muhammad Nurwahidin, Amrina Izzatika, Erni Erni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Jurnal Wawasan Pendidikan
ISSN 2807-5714 (Print), ISSN 2807-4025 (Online)
Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
Jl. Sidodadi Timur No. 24 -Dr. Cipto, Semarang
Prasena Arisyanto, S.Pd., M.Pd
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License







