Prevalence of fungal infections that cause tinea pedis in farmers in Tegalharjo Banyuwangi

Fitrotin Azizah, Anindita Riesti Retno Arimurti, Ruspeni Daesusi, Dellanis Arina Putri

Full Text:

PDF

References


Agustina, E., Andiarna, F., Hidayati, I., & Kartika, V. F. (2021). Uji aktivitas antijamur ekstrak black garlic terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi, 10(2), 143–157. https://doi.org/10.26877/bioma.v10i2.6371

Alfiana, D., Dewi, S. S., & Wilson, W. (2018). Daya hambat ekstrak etanol daun serai (Cymbopogon citratus) terhadap pertumbuhan Trichophyton sp. secara in vitro. SKRIPSI. Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang., 6–17. http://repository.unimus.ac.id/2298/3/BAB%20II.pdf

Bertus, N. V. P., Pandaleke, H. E. J., & Kapantow, G. M. (2015). Profil dermatofitosis di poliklinik kulit dan kelamin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Januari-Desember 2012. Jurnal E-Clinic, 3(2), 731–734. https://doi.org/https://doi.org/10.35790/ecl.3.2.2015.8862

Djuanda, Ardhi. (2013). Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Edisi Keenam. Jakarta: FK UI.

Farihatun, A. (2018). Identifikasi jamur penyebab tinea pedis pada kaki penyadap karet di PTPN VIII Cikupa Desa Cikupa Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Tahun 2017. Meditory : The Journal of Medical Laboratory, 6(1), 56–60. https://doi.org/10.33992/m.v6i1.236

Hartati, R. F. (2017). Identifikasi jamur Trichophyton rubrum pada petani yang terinfeksi tinea pedis. Karya Tulis Ilmiah, 78. http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/305/1/Rizky Firman Hartati .pdf

Indrawati, I., & Fakhrudin, S. D. (2016). Isolasi dan identifikasi jamur pada air sumur dan air sungai di pemukiman warga. Biodjati, 1(1), 27–38. https://doi.org/10.15575/biodjati.v1i1.1017

Kurniawati, R. D., Suhartono, & Darundjati, Y. H. (2006). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tinea pedis pada pemulung di TPA Jatibarang Semarang. Kesehatan Lingkungan Indonesia, 5(1), 25–28. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/9626

Muhtadin, F., & Latifah, I. (2019). Hubungan tinea pedis dengan lamanya bekerja sebagai nelayan di Pulau Panggang Kepulauan Seribu Jakarta Utara. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 103–109. https://doi.org/10.37012/jik.v10i1.22

Napitupulu, A., Subchan, P., & Widodo, Y. (2016). Prevalensi dan faktor risiko terjadinya tinea pedis pada polisi lalu lintas Kota Semarang. Jurnal Kedokteran Diponegoro, 5(4), 495–503. https://doi.org/10.14710/dmj.v5i4.14245

Nurbidayah, Aripansyah, M. H., & Ramadhani, D. (2018). Gambaran infeksi tinea pedis dengan pemeriksaan secara langsung pada petani padi di Desa Banitan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala Juli 2017. Jurnal ERGASTERIO, 05(02). https://www.jurnalstikesborneolestari.ac.id/index.php/analisborles/article/download/156/115/

Sajida, A., Santi, D. N., & Naria, E. (2012). Hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan keluhan penyakit kulit di Kelurahan Denai Kecamatan Medan Denai Kota Medan Tahun 2012. Jurnal Lingkungan Dan Kesehatan Kerja, 2(2), 1–8. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/lkk/article/view/1216

Saputra, R. (2015). Pengaruh jenis pelarut terhadap jumlah ekstrak dan daya antifungi daun ketepeng cina (Cassia alata L.) terhadap jamur Trychophyton sp. Photon: Jurnal Sain dan Teknologi. 5(2), 15-21. https://doi.org/10.37859/jp.v5i2.581

Sevaroka, E. (2018). Identifikasi jamur penyebab tinea pedis pada petani di Dataran Tinggi Desa Conto Kabupaten Wonogiri dan Dataran Rendah Desa Mojoroto Kabupaten Karanganyar. Skripsi, 1–56. https://fdokumen.com/document/identifikasi-jamur-penyebab-tinea-pedis-pada-petani-di-a-118-a-2-a-skripsi.html

Sondakh, C. E. E. J., Pandaleke, T. A., & Mawu, F. O. (2016). Profil dermatofitosis di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Januari–Desember 2013. E-CliniC, 4(1). https://doi.org/10.35790/ecl.4.2.2016.14563

Sunartatie, T. (2010). Trichyphyton mentagrophytes sebagai agen penyebab dematofisis pada kambing. Komunikasi Singkat, 28(1), 48–54. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jsv.459




DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v11i2.10519

Refbacks

  • There are currently no refbacks.