PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Full Text:
PDFReferences
Akinpelu, D. A. & Ojewole, J. A. (2001). Anacardium occidentale. Fitoterapia, 72(3), 286–287. https://www.researchgate.net/profile/David_Akinpelu/ publication/12039379_Antimicrobial_activity_of_Anacardium_occidentale_bark/links/5e78715f4585157b9a546cdf/Antimicrobial-activity-of-nacardium-occidentale-bark.pdf
Ami, M. S. & Candra, E. A. (2019). Identifikasi tumbuhan dalam masakan tradisional urap-urap sebagai materi penyusunan buku referensi taksonomi tumbuhan. Edubiotik: Jurnal Pendidikan, Biologi Dan Terapan, 4(2), 83–92. https://doi.org/https://doi.org/10.33503/ebio.v4i02.490
Andriani, R., Kurniahu, H., & Sriwulan. (2018). Jenis tumbuhan pioneer yang ditemukan di lahan bekas tambang kapur Desa Banjaragung Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Prosiding SNasPPM (3), 239-242. http://prosiding.unirow.ac.id/index.php/SNasPPM/article/view/207
Anggraini, V., Eurika, N., & Komarayanti, S. (2018). Tumbuhan lokal sebagai bahan baku produk minuman herbal fungsional di Kabupaten Jember. Bioma: Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 3(2), 152–165. http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/BIOMA/article/view/1613/1329
Apriyanti, I. R. (2018). Studi potensi pemanfaatan limbah serat batok siwalan (Borassus flabellifer L.) sebagai bahan baku kerajinan lokal (benang) Gresik. Jurnal Teknologia, 1(1), 79–88. https://aperti.e-journal.id/teknologia/article/view/10/10
Bahri, S., Jalaluddin, J., & Rosnita, R. (2018). pembuatan zat warna alami dari kulit batang jamblang (Syzygium cumini) sebagai bahan dasar pewarna tekstil. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 6(1), 10–19. https://doi.org/10.29103/jtku.v6i1.465
Devy, N. F., Syarif, A. A., & Aryawaita, A. (2018). Identifikasi penciri morfologi dan kualitas plasma nutfah lokal ubi kayu (Manihot esculenta Crantz.) Sumatra Barat. Buletin Plasma Nutfah, 24(1), 53–62. https://doi.org/10.21082/blpn.v24n1.2018.p53-62
Hakim, L. (2014). Etnobotani dan Manajemen Kebun Pekarangan Rumah. Ketahanan Pangan, Kesehatan dan Agrowisata. Malang. Selaras Publishers Malang. Retrieved from https://janaaha.com/wp-content/uploads/2019/12/Etnobotani-dan-Manajemen-Kebun-Pekarangan-Rumah.pdf
Handayanto, E., Muddarisna, N., & Fiqri, A. (2017). Pengelolaan Kesuburan Tanah. Malang. Universitas Brawijaya Press. Retrieved from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=2odODwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA63&dq=E+Handayanto,+N+Muddarisna,+A+Fiqri&ots=EODYm8eii_&sig=JqAtTYv1QV8g887fGaBgFsqOYzw&redir_esc=y#v=onepage&q=E Handayanto%2C N Muddarisna%2C A Fiqri&f=false
Hotijah, S., Rofieq, A., Wahyuni, S., Hudha, A. M., & Miharja, F. J. (2020). Pengaruh waktu penyadapan nira dan lama penyimpanan terhadap kualitas nira siwalan (Borassus flabellifer L.). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi. http://research-report.umm.ac.id/index.php/psnpb/article/download/ 3443/3366
Huwae, B. & Papilaya, P. (2014). Analisis kadar karbohidrat tepung beberapa jenis sagu yang dikonsumsi masyarakat Maluku. BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 1(1), 61–66. https://doi.org/10.30598/ biopendixvol1issue1page61-66
Iskandar, J. (2017). Etnobiologi dan keragaman budaya di Indonesia. Umbara, 1(1), 27–42. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/umbara.v1i1.9602
RPIJM Bidang Cipta Karya Kabupaten Tuban. (2018). In Profil Kabupaten Tuban (pp. 1–23). Retrieved from http://sippa.ciptakarya.pu.go.id/ sippa_online/ws_file/dokumen/rpi2jm/DOCRPIJM_116e8255c7_BABIIBAB 2 Profil Kabupaten Tuban.pdf
Kelana, H. W., Hidayat, T., & Widodo, A. (2016). Pewarisan pengetahuan dan keterampilan identifikasi keanekaragaman tanaman padi lokal pada generasi muda kasepuhan adat Banten Kidul. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning, 13, 255–262. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/5712
Lamid, M., Nugroho, T. P., Chusniati, S., & Rochiman, K. (2011). Eksplorasi bakteri selulotik asal cairan rumen sapi potong sebagai bahan inokulum limbah pertanian. Veterinaria Medika, 4(1), 37–42. http://journal.unair.ac.id/exploration-article-585
Lempang, M. (2012). Pohon aren dan manfaat produksinya. Buletin Eboni, 9(1), 37–54. http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/buleboni/ article/ view/ 4993/4413
Manaroinsong, E., Bintoro, M. H., & Asmono, D. W. I. (2016). Pengaruh pemupukan nitrogen dan pemangkasan terhadap karakter morfologi tanaman sagu (Metroxylon sago Rottb.). Buletin Palma, 14(2), 109–116. http://dx.doi.org/10.21082/bp.v14n2.2013.109-116
Muanmar, M. M., Suleman, S. M., & Nurdin, M. (2017). Jenis-jenis tumbuhan di pesisir pantai Desa Tibo dan pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. E-JIP BIOL, 5(1). http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/EBiol/article/ download/9359/7435
Nurdiana, Z., Hartana, A., & Ariyanti, N. S. (2016). Variasi morfologi dan pengelompokan kawista (Limonia acidissima L.) di Jawa dan Kepulauan Sunda Kecil. Floribunda, 5(4). https://repository.ipb.ac.id/ bitstream/handle/123456789/82632/2016znu.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Pratiwi, F. M. & Sutara, P. K. (2013). Etnobotani kelapa (Cocos nucifera L.) di wilayah Denpasar dan Badung. Jurnal Simbiosis, 1(2), 102–111. https://ojs.unud.ac.id/index.php/simbiosis/article/view/7713/5802
Rosyida, F. (2014). Pengaruh jumlah gula dan asam sitrat terhadap sifat organoleptik, kadar air dan jumlah mikroba manisan kering siwalan (Borassus flabellifer). Jurnal Tata Boga, 3(1). https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/ index.php/jurnal-tata-boga/article/viewFile/7072/7668
Sari, N. (2018). Pengembangan ekonomi kreatif bidang kuliner khas daerah Jambi. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 2(1), 51–60. https://doi.org/10.22437/jssh.v2i1.5281
Supriani, S., Fitmawati, F., & Sofiyanti, N. (2014). Studi etnobotani dalam budaya kuliner Melayu Riau di Kabupaten Siak dan uji fitokimia. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau, 1(2). https://media.neliti.com/media/publications/185074-ID-studi-etnobotani-dalam-budaya-kuliner-me.pdf
Susanti, L. (2013). Pengaruh ketinggian habitat kelapa (Cocos nucifera) terhadap pengembangbiakan Bacillus thuringiensis H-14 dan toksisitasnya terhadap jentik (Anopheles aconitus). Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 23(1), 20801. https://media.neliti.com/media/publications/20801-ID- pengaruh-ketinggian-habitat-kelapa-cocos-nucifera-terhadap-pengembangbiakan-baci. pdf
Susiarti, S. & Setyowati, F. M. (2005). Bahan rempah tradisional dari masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Timur. Biodiversitas, 6(4), 289–291. https://doi.org/10.13057/biodiv/d060415
Susilowati, S. H. & Tinaprilla, N. (2020). Analisis efisiensi usaha tani tebu di Jawa Timur. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 18(4), 162–172. http://www.ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jptip/article/download/2155/5331
Tjitrosoepomo, G. (2009). Morfologi Tumbuhan. Yogjakarta. Gadjah Mada University Press.
Tribudiarti, M., Syamsuardi, S., & Nurainas, N. (2018). Studi etnobotani jenis rempah yang digunakan dalam bumbu masakan tradisional adat di Kerajaan Rokan Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Berita Biologi, 17(2), 175–182. https://doi.org/10.14203/beritabiologi.v17i2.2882
DOI: https://doi.org/10.26877/bioma.v10i1.6531
Refbacks
- There are currently no refbacks.