UpayaPromotif dan Preventif Diabetes Melitus pada Kader Posyandu dan Masyarakat

Yoni Rustiana Kusumawati, Setiawan Setiawan, Afif Ghufroni, Ulfah Eka Wardani, Budi Utomo

Abstract


Pembatasan aktivitas diluar rumah mengakibatkan penurunan kapasitas fisik masyarakat tidak terkecuali penderita diabetes mellitus. Penderita DIABETES MELITUS terbukti rentan terhadap infeksi penyakit, terutama yang disebabkan oleh bakteri dan virus yang mempengaruhi saluran nafas bawah. Dibalik mekanisme yang tidak diketahui saat ini, kadar glukosa tinggi memiliki peran yang cukup relevan berkaitan dengan komplikasi terkait diabetes kronis. Sebagaimana diketahui, kadar glukosa yang tinggi ini bertanggung jawab atas gangguan fungsi antibakteri neutrophil. Mikroangiopatik tampaknya terjadi di saluran pernapasan penderita DM, sehingga menghambat pertukaran gas di paru-paru. Beberapa laporan juga memperlihatkan kerentanan yang lebih tinggi terhadap infeksi saluran pernapasan bawah yang disebabkan oleh mikroorganisme atipikal dan episode penumonia parah pada penderita diabetes mellitus. Untuk itu perlu adanya upaya lebih lanjut dalam mencegah kerentanan resiko bagi penderita diabetes mellitus. Metode Pendekatan: Penyuluhan dan Pemeriksaan rutin penderita diabetes mellitus. Tempat dan waktu: Di Kelurahan Tegalgiri, Nogosari, Boyolali pada bulan April – Agustus 2025. Target luaran: Termonitor kesehatan penderita diabetes mellitus.


Keywords


Promotif; Preventif; Diabetes Melitus; Kader

Full Text:

PDF

References


Azizah, M. (2021). Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe-2 : Literature Review. Naskah Publikasi, 1–13.

Budijanto, D., Primadi, O., Hardhana, B., Sibuea, F., & Widiantini, W. (2023). Profil kesehatan Indonesia Tahun 2019. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved from https://pusdatin.kemkes.go.id/

Faida, A. N., & Santik, Y. D. P. (2020). Kejadian Diabetes Melitus Tipe I pada Usia 10-30 Tahun. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 4(1), 33–42.

Fitriyanti, M. E., Febriawati, H., & Yanti, L. (2019). Pengalaman Penderita Diabetes Melitus dalam Pencegahan Ulkus Diabetik. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 07(02), 91–98.

Gayatri, N. W. C. S., Mertha, I. M., Suandra, I. K., & Ngurah, I. G. K. G. (2024). Determinan Faktor Risiko Neuropati Perifer Diabetik Terhadap Kelembaban Kulit Kaki Pada Pasien Dm Tipe Ii. Jurnal Gema Keperawatan, 17(2), 90–104. Retrieved from https://ejournal.poltekkes-denpasar.ac.id/index.php/JGK/article/view/3762

Lestari, Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. (2021). Diabetes Melitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241. Retrieved from http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb

Nina, N., Purnama, H., Adzidzah, H. Z. N., Solihat, M., Septriani, M., & Sulistiani, S. (2023). Determinan Risiko dan Pencegahan terhadap Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 pada Usia Produktif di Wilayah DKI Jakarta. Journal of Public Health Education, 2(4), 377–385. https://doi.org/10.53801/jphe.v2i4.148

Resti, H. Y., & Cahyati, W. H. (2022). Kejadian Diabetes Melitus pada Usia Produktif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Higeia, 6(3), 350–361. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeiahttps://doi.org/10.15294/higeia.v6i3.55268

Soelistjo, S. A., Suastika, K., Lindarto, D., Decroli, E., Permana, H., Sucipto, K. W., … Susanto, H. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. In Global Initiative for Asthma. Retrieved from www.ginasthma.org.

Sutirin. (2023). Kecamatan Nogosari Dalam Angka 2024. Boyolali.

Tandah, M. R., Diana, K., Hidayat, C., & Ambianti, N. (2025). Comparative Effectiveness of Antidiabetic Therapies on Clinical Outcomes in Type 2 Diabetes Mellitus Outpatients. Journal of Health and Nutrition Research, 4(2), 756–767. https://doi.org/10.56303/jhnresearch.v4i2.481

Widiasari, K. R., Wijaya, I. M. K., & Suputra, P. A. (2021). Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Resiko, Diagnosis, dan Tatalaksana. Ganesha Medicina Journal, 1(2), 114–120.




DOI: https://doi.org/10.26877/jpom.v7i1.27075

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Yoni Rustiana Kusumawati, Setiawan Setiawan, Afif Ghufroni, Ulfah Eka Wardani, Budi Utomo

Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM)
PJKR Universitas PGRI Semarang
Jl. Gajah Raya, No.40, Sambiroto, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Website: https://pjkr.upgris.ac.id/ 

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License