Gaya Bahasa dalam Novel Bukan Buku Nikah Karya Ria Ricis Tahun 2020

Rizqi Bagus Amrullah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa, makna, maupun fungsi yang terkandung dalam novel Bukan Buku Nikah karya Ria Ricis. Gaya bahasa yang dikaji, yaitu gaya bahasa kiasan dan gaya bahasa retoris. Makna yang dikaji, yaitu makna konotatif dan makna denotatif, sedangkan fungsi yang dikaji, ialah fungsi menciptakan suasana hati, fungsi meningkatkan selera, fungsi meningkatkan selera, dan menyakinkan pembaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik menyimak serta mencatat. Penyajian dalam penelitian ini secara informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat ­­­ tiga belas jenis gaya bahasa yaitu simile, metafora, personifikasi, epitet, metomia, antonomasia, asindeton, elipsis, eufemismus, erotesis, koreksio, aliterasi, dan hiperbola. Gaya bahasa yang paling banyak ditemukan adalah hiperbola. Makna yang paling banyak ditemukan adalah makna konotatif dan fungsi yang paling banyak ditemukan adalah fungsi menyakinkan pembaca.


Keywords


Kiasan; Retoris; Novel; Makna; Fungsi

References


G. Keraf, Diksi dan gaya bahasa: komposisi lanjutan I. Jakarta, Indonesia: Gramedia, 2009.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016. [Daring]. Tersedia pada: https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/

DrWahyudi Siswanto, Pengantar teori sastra. 2010.

Wiyatmi, Metode penelitian sastra dan aplikasinya dalam sastra Indonesia, Edisi pertama. Yogyakarta: UNY Press, 2017.

R. Djoko Pradopo, Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2020.

G. Keraf, Diksi dan gaya bahasa: komposisi lanjutan I. Jakarta, Indonesia: Gramedia, 2006.

A. I. Al-Ma’ruf, Kajian stilistika perspektif kritik holistik: analisis trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, Cetakan 1. Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia: Sebelas Maret University Press, 2010.

B. Nurgiyantoro, Teori pengkajian fiksi, Cetakan kesebelas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2015.

P. Sardjono-Pradotokusumo, Pengkajian sastra, Ed. rev., cet. 1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2005.

R. Ricis, Bukan buku nikah: ketika kita belum siap mencintai diri sendiri. Jakarta: Loveable, 2020.

R. Ricis, Bukan buku nikah: ketika kita belum siap mencintai diri sendiri. Jakarta: Loveable, 2020.

A. Auliya, “Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Amelia Karya Tere Liye,” Universitas PGRI Semarang, Semarang, 2021.

N. Rohayati, “Stilistika dalam Novel Hujan Karya Tere Liye,” Jurnal Literasi, vol. 1, no. 2, 2017.

P. Andriyanto, “Analisis Gaya Bahasa dalam Kumpulan Cerpen ‘Saat Cinta Datang Belum pada Waktunya’ Karya Ari Pusparini,” Dik, vol. 1, no. 2, hlm. 280, Agu 2017, doi: 10.25157/diksatrasia.v1i2.630.

Universitas Victory Sorong dan L. O. Madina, “Analisis Gaya Bahasa Perumpamaan Dan Metafora Dalam Novel ‘Si Anak Kuat’ Karya Tere Liye,” ji, vol. 4, no. 2, hlm. 56–60, Des 2023, doi: 10.34124/ji.v4i2.154.

E. Susilowati, “’Gaya Bahasa dalam Novel Pesantren Impian Karya Asma Nadia,” Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), vol. 1, no. 2, 2016.

Sudaryanto, Metode dan aneka teknik analisis bahasa: pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press, 2013.

S. Sudaryanto, Metode Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press, 2015.

Sudaryanto, Linguistik: Esai tentang Bahasa dan Pengantar ke dalam Ilmu Bahasa, Edisi Kedua. Yogyakarta: Fakultas Sastra dan Kebudayaan Universitas Gadjah Mada, 1982.




DOI: https://doi.org/10.26877/mf.v3i1.27199

Refbacks

  • There are currently no refbacks.