PROFIL KUALITAS SUSU SEGAR DI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG

Awang Teja Satria, Almaedawati Erina, Aji Winarso

Abstract

Perlunya manajemen pengawasan dan kontrol kualitas terhadap peredaran susu segar di masyarakat, adalah merupakan upaya mencegah adanya pemalsuan susu dengan bahan lain dan cemaran yang dapat mengkontaminasi susu sehingga menjadi tidak layak untuk dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September sampai Oktober 2019, bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas susu segar ditingkat Koperasi Unit Desa (KUD), Tempat Penampungan Susu (TPS) dan Peternak di Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Sampel susu segar diperoleh secara langsung dari lokasi Peternakan, TPS dan KUD sebanyak 30 sampel. Data yang diperoleh dianalisa secara deskriptif analitik.  Hasil analisa kualitas susu segar dengan menggunakan uji organoleptik adalah meliputi warna, rasa dan aroma tidak  menunjukkan adanya perubahan atau normal. Sementara hasil analisa uji alkohol, derajat keasaman, sedimentasi, lemak, redukatse (MBRT) masih dalam kisaran normal sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada Uji total bakteri (TPC) untuk masing-masing sampel susu segar dari KUD, TPS dan Peternak rata-rata jumlah bakteri adalah 5,2 ± 2,5 x 10⁴cfu/ml  yang masih dibawah standar SNI yaitu kurang dari 1,0 x 10⁶ cfu/ml. Sehingga  dapat disimpulkan bahwa susu segar yang beredar di Kecamatan Dau Kabupaten Malang dalam keadaan aman, baik dan layak untuk dikonsumsi. Higiene peternak/pemerah beserta ternaknya, sanitasi kandang dan peralatan pemerahan susu serta penyimpanan hasil susu yang baik merupakan faktor penting terpeliharanya kualitas susu segar yang dapat menjamin keamanan masyarakat dalam mengkonsumsi susu segar tersebut.

Full Text:

PDF

References

Aritonang, 2010. Susu dan Teknologi. Swagati Press. Cirebon

Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet, and M. Wooton. 2010. Ilmu Pangan, Diterjemahkan: H. Purnomo dan Adiono. UI Press, Jakarta.

Dwitania, D.C., dan I.B.N. Swacita. 2013. Uji didih, alkohol dan derajat asam susu sapi kemasan yang dijual dipasar tradisional Kota Denpasar. J.Veteriner 2(4):437- 444.

Fajrin R, Sarwiyono, dan Surjowardojo P. 2013. Hubungan Level Mastitis Terhadap Produksi Dan Kualitas Susu Sapi Perah. Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.Malang.

Gustiani, E. 2009. Pengendalian cemaran mikroba pada bahan pangan asal ternak (daging dan susu) mulai dari peternakan sampai dihidangkan. Jurnal Litbang Pertanian 28 (3): 96-100.

Ismanto T.S.,Utami, dan H.A. Suratim. 2013. Pengaruh lama penyimpanan dalam refrigerator terhadap berat jenis dan viskositas susu kambing pasteurisasi.

Millogo, V., K. S. Sjaunja, G. A. Ouedraogo dan S. Agenas. 2010. Raw milk Studi Kasus: Pengawasan Kualitas. Jurnal Ilmiah Peternakan1(1):69 – 78.

Misgiyarta, A. Budiyanto, dan R. Sunarlim. 2008. Pengaruh Lama Waktu Transportasi Susu Segar Terhadap Tingkat Kontaminan Mikrob (Studi Kasus Di Wilayah KUD Sarwamukti, Lembang, Jawa Barat). Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian. Bogor.

Mulya S. Handayani, dan I. Nurlaila. 2011. Analisis Pemasaran Susu Segar di Kabupaten Klaten. Jurnal Sains Peternakan 9 (1):41-52

Nandy, S. K. and K. V. Venkatesh. 2010. Application of methylene blue dye reduction test (MBRT) to determine growth and death rates of microorganisms. African Journal of Microbiology Research 4(1): 061-070

Putri,Y. Yuanita, Sarwiyono, dan P.Surjowardojo. 2013. Pengaruh Prosedur Sebelum Pemerahan Terhadap Kualitas Susu Bedasarkan Uji Reduktase Dan California Mastitis Test. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya.Malang

Sudjana. 2003. Teknik Analisis Regresi dan Korelasi Bagi Para Peneliti. Bandung: Tarsito. Sudono, A., R.F. Rosdiana, dan B.S. Setiawan. 2003. Beternak Sapi Perah Secara Intensif. Agromedia pustaka. Jakarta

Sudono, A., R.F. Rosdiana, dan B.S. Setiawan. 2003. Beternak Sapi Perah Secara Intensif. Agromedia pustaka. Jakarta

Soeparno, Rihastuti. 2014. Kontrol Kualitas Pangan Hasil Ternak. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Sutrisna, D. Y., I. K. Suada dan I. P Sampurna. 2014. Kualitas Susu Kambing Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang Berdasarkan Berat Jenis, Uji Didih, dan Kekentalan. J Veteriner 3(1) : 60-67.

Standarisasi Nasional Indonesia (SNI).2011. 3141.1:2011. Susu Segar. Badan Standardisasi Nasional (BSN), Jakarta.

Utami, K. B., L. E. Radiati dan P. Surjowardojo. 2014. Kajian kualitas susu sapi perah PFH (studi kasus pada anggota Koperasi Agro Niaga di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang). Jurnal-Jurnal Ilmu Peternakan 24(2): 58-66.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.