Peningkatan Perkembangan Emosi Anak Usia Dini melalui Penggunaan Alat Peraga Edukatif di Desa Singasari, Jonggol, Jawa Barat
Abstract
Perkembangan emosional pada masa golden age memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, empati, kemandirian, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Namun, hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa guru dan orang tua masih lebih berfokus pada pencapaian intelektual, sehingga aspek sosial-emosional sering terabaikan. rogram Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) ini dilaksanakan pada 10–11 Juni 2025 di PAUD Ar-Rafa 2, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Kegiatan melibatkan guru, orang tua, dan anak usia 3–5 tahun melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, penyediaan APE, pendampingan, dan evaluasi. Alat Peraga Edukatif (APE) yang digunakan mencakup boneka emosi, kartu ekspresi wajah, dan permainan drama untuk menstimulasi pengenalan serta pengelolaan emosi anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru dan orang tua terkait pentingnya stimulasi emosional, serta perubahan perilaku positif pada anak dalam mengenali dan mengekspresikan perasaan diri sendiri maupun orang lain. Temuan ini menegaskan bahwa stimulasi emosional dengan APE efektif dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini. Selain itu, sekolah dan masyarakat berkomitmen melanjutkan program melalui pembuatan APE berbasis bahan lokal dan pelatihan lanjutan. Program ini berpotensi menjadi model keberlanjutan bagi lembaga PAUD lainnya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aksoy, P., & Gresham, F. M. (2024). Evidence-Based Social-Emotional Learning Intervention Programs for Preschool Children: An Important Key to Development and Learning. International Journal of Psychology and Educational Studies, 11(3), 201–217. https://doi.org/10.52380/ijpes.2024.11.3.1227
Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: a systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15(April). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881
Arace, A., Prino, L. E., & Scarzello, D. (2021). Emotional competence of early childhood educators and child socio-emotional wellbeing [Competencia emocional de educadores de primera infancia y bienestar socioemocional infantil]. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(14), 2–17. https://www.scopus.com/record/display.uri?eid=2-s2.0-85110110562&origin=resultslist&sort=plf-f&src=s&sid=130f311ea6c047613b32856265440d39&sot=b&sdt=b&s=TITLE%28Emotional+competence+of+early+childhood+educators+and+child+socio-emotional+wellbeing%29&sl=44&sessionSearchId=130f311ea6c047613b32856265440d39&relpos=0
Asyipa, G., Hidayat, D., & Sutarjo. (2024). Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Alat Permainan Edukatif pada Paud Ar-Rayyan Kota Bogor. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 18(1), 22–29. https://doi.org/10.32832/jpls.v18i1.14841
Cunningham, E., & Greene, D. (2025). Knowledge transfer, knowledge gaps, and knowledge silos in citation networks. PLOS One, 20(8), e0329302. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0329302
Daryanto. (2018). Pendidikan Anak Usia Dini: Konsep dan Praktik. Gava Media.
Fasha, A. K., & Hibana, H. (2023). Pemahaman Guru Tentang Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 9(1), 1. https://doi.org/10.18592/jea.v9i1.8728
Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books.
Guslinda. (2018). Pengembangan Alat Permainan Edukatif dalam Meningkatkan Perkembangan Anak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 7(2), 1–10.
Hasiana, I., Mudhar, M., & Mufidah, E. F. (2023). Analysis of Play Therapy in Play Activities in Early Childhood. Child Education Journal, 5(3), 174–180. https://doi.org/10.33086/cej.v5i3.5423
Jesica, F., & Hayu, R. (2023). Hubungan Stimulai Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia 0-2 Tahun. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6, 289–295. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Gizi Seimbang dan 1000 HPK. Jakarta: Kemenkes RI.
Mitchiner, J., Batamula, C., & Kite, B. J. (2018). Hundred languages of deaf children: Exploring the reggio emilia approach in deaf education. American Annals of the Deaf, 163(3), 294–327. https://doi.org/10.1353/aad.2018.0021
Mustikaati, W., Habwah, A., Aulia, F. R., & Putri, K. D. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Usia 0-2 Tahun. 2(May), 409–411.
Santrock, J. W. (2021). Child Development (15th ed.). McGraw-Hill Education.
Syahreni, R., Diana, R., Kholilah, A., & Juwita, P. (2024). Pentingnya Alat Permainan Edukatif Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Di RA Al-Furqon Madina. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(7), 616–621. https://doi.org/10.59837/6smevm15
Vivi Andika Sari, Nikmatur Rosidah, & Fika Ertitri. (2024). Optimalisasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Melalui Penyuluhan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini 0-5 tahun di Puskesmas Pandanwangi. Health Care : Journal of Community Service, 2(2), 64–69. https://doi.org/10.62354/5h2h3a59
Yuliani, N. (2019). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Prenadamedia Group.
DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v17i1.24912
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat has been indexed in:
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat by LPPM Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.Based on a work at http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.


















