PERAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN SEBAGAI PENGENDALI FUNGSI DALAM PEMBANGUNAN LANJUTAN LABORATORIUM B2P2TOOT TAWANGMANGU
Abstract
Pembangunan gudang logistik Polres Lamongan, sebagai salah satu elemen infrastruktur publik, perlu dilakukan pengawasan dengan tingkat efisiensi yang tinggi untuk mendukung kebutuhan operasional kepolisian. Beberapa masalah operasional telah muncul yang menghambat penyelesaian tepat waktu. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterlambatan dalam pengiriman material yang sangat mempengaruhi kelancaran pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan dalam proyek pembangunan Gudang Logistik Polres Lamongan, dengan fokus pada peran kontraktor, supplier, konsultan, dan pemilik proyek. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier berganda untuk menentukan hubungan antara variabel independen (lingkungan kerja, keterlambatan material, peralatan, tenaga kerja, dan perubahan desain) dengan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja memiliki pengaruh terbesar terhadap keterlambatan proyek, dengan nilai beta 0,455, diikuti oleh perubahan desain yang memiliki pengaruh positif meskipun kecil. Sementara itu, faktor lingkungan kerja, keterlambatan material, dan peralatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Untuk mengatasi keterlambatan, penelitian ini merekomendasikan perbaikan dalam koordinasi antar pihak terkait, manajemen sumber daya yang lebih baik, dan perencanaan yang lebih matang. Penelitian ini memberikan wawasan yang penting untuk meningkatkan pengelolaan proyek konstruksi dan mencegah keterlambatan yang tidak terduga pada proyek-proyek serupa di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Acharya, V., & Naqvi, H. (2012). The seeds of a crisis: A theory of bank liquidity and risk taking over the business cycle. Journal of Financial Economics, 106(2), 349-366.
Drehmann, M., & Nikolaou, K. (2013). Funding liquidity risk: Definition and measurement. Journal of Banking and Finance, 37(7), 2173-2182.
Gieseche, K. (2004). Credit risk modeling and valuation: an introduction. Credit risk: models and management,. Cornell University, 2.
Gunandi, I., & Aditya, anta taruna. (2015). The impact of bank liquidity risk on the channeling of loans. Working Papers.
Hani, S., & Rahmi, D. A. (2014). Analisis pertumbuhan penjualan dan stuktur aktiva terhadap struktur pendanaan eksternal. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 14(1).
Haque, F. (2018). Region Ownership, regulation and bank risk-taking : evidence from the Middle East and North Africa ( MENA ) region.
Hassan, M. K., Unsal, O., & Tamer, H. E. (2016). Risk management and capital adequacy in turkish participation and conventional banks: A comparative stress testing analysis. Borsa Istanbul Review, 16(2), 72–81.
Hidayat, R. (2014). Efisiensi perbankan syariah teori dan praktik. Bekasi: Gramata.
Isgiyarta, J., & Aryani, H. B. (2020). Pengaruh pertumbuhan aset terhadap profitabilitas perbankan dengan variabel mediasi diversifikasi aset. Journal rak, 5(1), 70–84.
Kero, A. (2013). Banks’ risk taking, financial innovation and macroeconomic risk. The Quarterly Review of Economics and Finance.
Khan, M.S., Scheule, H., & Wu, E. (2017). Funding liquidity and bank risk taking. Journal of Banking and Finance, 82, 203-216.
Khoury, R. M. El. (2019). The impact of bank liquidity on the lebanese banks’ risk taking behavior.
Kuranchie-pong. (2016). Empirical evidence on disclosure and risk-taking of banks in Ghana. Journal of Financial Regulation and Compliance.
Kusuma, G. I., Suhadak., & Arifin, Z. (2019). Analisis pengaruh profitabilitas (profitability) dan tingkat pertumbuhan (growth) terhadap struktur modal dan nilai perusahaan.
Louziz, D., Vouldis, A, T., & Metaxas, V. (2012). Macroeconomic and bank-specific determinants of non-perfoming loand in greece : a comparative study of mortgage, business and consumer loan portfolios. Journal of Banking & Finance, (36), 1012-1–27.
Nasution, M. S. (2020). Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Journal of Business and Economics Research (JBE), 1(1), 51–56.
Pangeran, P. (2017). Risiko likuiditas dan determinannya: studi emperis pada bank swasta nasional devisa di indonesia. Journal Manajemen, 7(2), 68–82.
Paramita, C. A. (2020). Pengaruh korupsi, pertumbuhan ekonomi, risiko kredit dan risiko likuiditas terhadap stabilitas bank di Indonesia.
Sartono, A. (2010). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi (4th ed.). Yogyakarta: BPFE.
Smaoui, H., et al. (2020). Funding liquidity risk and banks’ risk-taking : Evidence from Islamic and conventional banks. Pacific-Basin Finance Journal, 64, 101436.
Sok-gee, et al. (2016). The chinese banks directors and their risk-taking behavior : a corporate governance and finance perspective. Chinese Management Studies, 10(2), 312–345.
Strahan, P. (2010). Liquidity production in 21st century banking. National Bureau of Economic Research.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yuniari, N. P. (2019). Pengaruh likuiditas, efisiensi, dan ukuran bank terhadap profitabilitas. 8(6), 3502–3530.
Yuwonoputro, D. A., & Syaichu, M. (2019). Indonesian banks risk-taking: the effect of liquidity risk, capital buffer and BOPO : z-score measure aspproach. 8, 149–160.
Widarjono, A. (2013). Ekonometrika. UPP STIM YKPN. Yogyakarta.
DOI: https://doi.org/10.26877/sta.v5i1.11379
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.