Pemanfaatan Limbah untuk Pembuatan Mikroorganisme Lokal sebagai Biostarter Silase Daun Singkong Pakan Kambing di Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II

Triat Adi Yuwono, Novita Hindratiningrum, Dwi Sukowati

Abstract


Ketersediaan pakan hijauan berkualitas secara kontinyu merupakan masalah yang dihadapi oleh anggota Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Peternak anggota Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II banyak yang menggunakan daun singkong dan onggok dalam pemberian pakan kambingnya. Daun singkong tersedia melimpah ketika musim penghujan sedangkan daya simpannya sangat terbatas sehingga perlu dilakukan pengawetan, salah satunya melalui proses ensilase. Proses fermentasi melalui pembuatan silase membutuhkan keterlibatan mikroorganisme sebagai biostarter. Biostarter fermentasi pakan dapat diperoleh melalui pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) berbasis limbah yang tersedia di lingkungan sekitar seperti limbah organik. Salah satu limbah organik dan banyak tersedia khususnya di Banyumas adalah onggok. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah penerapan teknologi fermentasi menggunakan MOL onggok dalam rangka pengawetan daun singkong guna menyediakan pakan berkualitas dan kontinu. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah metode pendekatan dengan menggunakan diskusi, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan program guna mengevaluasi program. Kegiatan ini telah mencapai hasil yang baik dari segi (1) peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peternak; (2) kualitas biostarter MOL berbasis inggok dan hasil fermentasi daun singkong. Peningkatan pengetahuan, pemahaman peternak diukur dengan pre test dan pos test dan diperoleh selisih nilai rata-rata sebesar 64,4%. Kualitas biostarter yang dipraktikkan oleh anggota KTT juga menunjukkan hasil yang bagus ditinjau dari warna dan baunya. Kualitas silase hasil praktek juga menunjukkan hasil yang memuaskan dilihat dari segi kualitas fisik (warna, aroma dan tekstur) dan kualitas kimianya (kandungan bahan kering, protein kasar, serat kasar dan lemaknya).


Keywords


mikroorganisme lokal; biostarter; silase; daun singkong

Full Text:

PDF

References


Arianto, A. M., Malesi, L., dan Kurniawan, W. 2021. Perbandingan kualitas dan karakteristik silase kombinasi rumput gajah (Pennisetum purpureum) – Indigofera zollingeriana dengan menggunakan asam laktat organik dan inokulan bal dari ekstrak rumput gajah terfementasi. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo, 3(2), 118–124.

Busairi, A.M., dan Wikananstri, H. 2009. Pengkayaan Protein Kulit Ubi Kayu Melalui Proses Fermentasi : Optimasi Nutrient Substrat Menggunakan Respose Surface Metodology. Prosiding. ISBN 978-979-983000-1-2.

Dharma, P. A. W., Suwastika, A. A. N. G., dan Sutari, N. W. S. 2018. Kajian Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Larutan Mikroorganisme Lokal. Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology), 7(2): 200 – 210.

Fitria R, Hindratiningrum N, Rayhan M. pH dan Total Mikroba pada Starter Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah untuk Fermentasi Pakan. Jurnal Sains Peternakan. 11(1):15–9.

Hermanto dan Fitriani. 2018. Pengaruh Lama Proses Fermentasi terhadap Kadar Asam Sianida (HCN) dan Kadar Protein pada Kulit dan Daun Singkong. Jurnal Riset Tehnologi Industri. 12(2) : 169 – 180.

Hidayat, N., Widiyastuti, T. and Suwarno. 2012. The Usage of Fermentable Carbohydrates and Level of Lactic Acid Bacteria on Physical and Chemical Characteristicts of Silage. Prosiding Seminar Nasional ”Pengembangan Sumber Daya Pedesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan II” Purwokerto, 27 – 28.

Irawan, S.A., N. Hakiki, M.A.F. Alfarisy, A.T. Budi, L.L. Antika, Diana dan M.K. Alda. 2023. Pemanfaatan Silase Daun Singkong untuk Pakan Ternak sebagai Peningkatan Kualitas Ternak. Eastasouth Journal of Positive Community Services. 01(03) :152-160. DOI:10.58812/ejpcs.v1.i03.

Manfaati, R. 2010. Kinetika Dan Variabel Optimum Fermentasi Asam Laktat dengan Media Campuran Tepung Tapioka dan Limbah Cair Tahu Oleh Rhizopus Oryzae. Thesis. Program Magister Teknik Kimia Universitas Diponegoro. Semarang.

Marheniyanto, E. 2007. Pemanfaatan Silase Daun Ubi Kayu untuk Pakan Ternak Kambing. Buana Sains. 7(1) : 72—82.

Marliza, Y., R. Riadi, L. Setiani. 2024. Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbahan Dasar Limbah Nasi Untuk Proses Fermentasi Pupuk Dan Pakan Ternak Di Desa G1 Mataram Musi Rawas. Pakdemas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 4(1) : 183-188.

McDonald, P. 1991. Biochemistry of Silage. John Willey and Sons, Chichester. New York.

McDonald, P., Edwards. R. A.,& J. F. D. Greenhalgh. 2002. Animal Nutrition. 6th ed. London and New York: Longman Ltd.

Mokodompis, D., Budiman., dan Baculu, E.P.H. 2018. Efektivitas Mikroorganisme Lokal (MOL) Limbah Sayuran dan Buah- Buahan sebagai Aktifator Pembutan Kompos. Jurnal Kolaboratif Sains. 1(1) : 94 – 103.

Munandar I., R. Amalyadi, Husni dan N.A. Dwitya. 2024. Substitusi MOL sebagai Biostarter EM4 terhadap Peningkatan Kualitas Nutrisi Pakan Fermentasi Limbah Bongkol dan Tumpi Jagung di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Triton. 15(2) : 280-286. DOI: https://doi.org/10.47687/jt.v15i2.725.

Noviadi, R. dan Zairiful. 2016. Profile Nutrisi Silase Daun Singkong dengan Tingkat Protein Kasar yang Berbeda pada Substrat. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Lampung. Hal. 183-186.

Patimah, T., Asroh, K. Intansari, N.D. Meisani, R. Irawan dan A. Atabany. 2020. Kualitas Silase dengan Penambahan Molasses dan Suplemen Organik Cair (SOC) di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal. Jurnal Pusat Inovasi Masyarat. 2 (Edisi Khusus) : 88-92.

Rasuli, N., Wibowo, D. N., & Taufik, M. 2022. Kajian kualitas silase rumput gajah (Pennisetum purpureum) dengan penambahan lamtoro (Leucaena leococephala), dedak, dan jagung giling. Jurnal Agrisistem, 18(1), 28–34.

Satria H, Uyun K, Bakhtiar A, Nurdin H. 2024. Kajian Nutrisi Daun Singkong Sebelum dan Sesudah Fermentasi. Jurnal Farmasi HigeaI. 16(2). Available from: www.jurnalfarmasihigea.org

Wati WS, Mashudi, Irsyammawati A. 2018. Kualitas silase rumput odot (Pennisetumpurpureum cv.Mott) dengan penambahan Lactobacillus plantarum dan molasses pada waktu inkubasi yang berbeda. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis 1 (1) : 45-53.

Yuliana, M. 2021 The effect of local microorganism (MOL) as liquid organic fertilizer to the growth of Ipomea reptans Poir. Jurnal Biota, 7(1), 51-56. DOI:10.19109/Biota.v7i1.7010.

Yunilas, E. Mirwhandhono dan Efrata. 2024. Evaluasi Kualitas Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Buah Dan Potensi Sebagai Bioaktivator. Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan. Vol. 4 No. 1 : 1 – 8.

Yunilas, Y., Siregar, A. Z., Mirwhandhono, E., Purba, A., Fati, N., & Malvin, T. 2022 Potensi dan Karakteristik Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Berbasis Limbah Sayur sebagai Bioaktivator dalam Fermentasi. Journal of Livestock and Animal Health, 5(2), 53-59. DOI: 10.32530/jlah.v5i2.540.

Zakariah, M. A. 2016. Potensi Kulit Buah Kakao sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Pusaka Almaida Makassar. 126 hlm. ISBN: 978-602-6253-08-8




DOI: https://doi.org/10.26877/e-dimas.v17i1.24978

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor Statistics View My Stats

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat has been indexed in:

                   

Creative Commons License

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat by LPPM Universitas PGRI Semarang is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas.